Harga Emas di Banda Aceh Naik

Aktivitas jual-beli emas di Toko Mulia Raya, di kawasan Pasar Atjeh, Banda Aceh. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Harga perhiasan emas di Banda Aceh kembali naik menjadi Rp2.750.000 per mayam, dari harga dua hari terakhir di kisaran Rp2.700.000 hingga Rp2.720.000.

"Kalau harga pasarannya Rp2.680.000, harga Rp2,75 juta itu sudah termasuk ongkos (pembuatan). Harga ini untuk takaran emas 3,3 gram (satu mayam)," kata Mukhlis, Pedagang Toko Emas Mulia Raya di kawasan Pasar Atjeh, Banda Aceh, didampingi rekannya Wandi kepada acehonline.co, Kamis (9/7/2020).

Muhkis menjelaskan, harga emas selama pandemi Covid-19 tidak stabil. Kenaikan harga emas di Aceh, kata dia, dipengaruhi perdagangan internasional, kurs dollar, serta pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

"Harga emas kadang naik, kadang turun. Kemarin sempat turun sedikit, tapi hari ini naik lagi," ungkapnya.

Selama Pandemi Covid-19, Mukhlis juga menjelaskan, harga emas pernah mencapai Rp2,8 hingga Rp2,9 juta per mayam (harga termasuk ongkos) saat Ramadhan kemarin.

Meski harga emas saat ini tinggi, Mukhlis menambahkan, daya beli masyarakat saat ini tetap tinggi.

"Cuma satu dua orang saja yang jual, ramai yang beli. Mungkin untuk kebutuhan nikah," ujarnya.

Ketika ditanyai kemungkinan harga emas ke depannya, Mukhlis dan Wandi mengaku tidak dapat memprediksi, dikarenakan harga emas di Aceh tetap mengikuti harga emas dunia.

"Kalau lagi mahal ya kami beli mahal, begitu juga sebaliknya. Kalau ke depan kami tidak bisa prediksi, bisa saja naik dan bisa juga turun," pungkasnya. []

Komentar

Loading...