Komisi VI DPRA Minta Baitul Mal Aceh Optimalkan Penyaluran Dana ZISWAF

Ketua Komisi VI DPRA, Tgk Irawan Abdullah, (lima dari kiri) berfoto bersama dengan ketua dan anggota Badan Baitul Mal Aceh periode 2020-2025 yang baru dilantik beberapa waktu lalu. [Foto: Istimewa

BANDA ACEH - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Baitul Mal Aceh (BMA) dapat mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infaq dan sadaqah yang ada di Baitul Mal Aceh.

“Salah satunya adalah untuk menanggulangi kemiskinan di Aceh, di mana hingga saat ini Aceh masih termasuk salah satu provinsi termiskin di Sumatera. Jadi dengan dioptimalkannya penyaluran dana zakat, infak dan sadaqah yang dikelola BMA itu diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat Aceh secara menyeluruh,” kata Ketua Komisi VI DPR Aceh, Tgk Irawan Abdullah, Kamis (12/11/2020) sehubungan dengan telah dilantiknya ketua dan anggota Badan Baitul Mal Aceh periode 2020-2025 pada Senin (9/11) lalu..

Tgk Irawan Abdullah mengatakan dulunya lembaga BMA itu hanya dipimpin oleh satu orang kepala. Namun berdasarkan Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal, kini ada lima orang yang memimpin lembaga zakat tersebut.

“Kami sangat mengharapkan agar kelima pimpinan di Badan BMA itu dapat saling bersinergi. Dan yang paling utamanya adalah dapat melahirkan program-program yang pro masyarakat. Selain itu juga adanya pemberdayaan ekonomi secara berkesinambungan,” ujar Tgk Irawan Abdullah.

Mantan anggota DPRK Aceh Besar periode 2004-2019 ini menambahkan, hal lain yang harus menjadi perhatian serius adalah banyaknya potensi zakat yang belum tergarap. Sehingga, diperlukan tata kelola yang baik agar semua potensi zakat tersebut dapat diraih untuk menambah penerimaan zakat.

Selain itu anggota DPRA Dapil 1 ini juga menjelaskan, berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi Komisi VI DPRA, masih ada dana yang "mengendap" pada beberapa tahun yang lalu khususnya dana infaq.

Dan dengan telah dilantiknya lima keanggotaan yang baru, kata Tgk Irawan, maka sangat diharapkan dana tersebut dapat disalurkan sesegera mungkin kepada yang berhak menerimanya.

“Kami sangat berharap agar tingkat kemiskinan di Aceh bisa menurun sedangkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakatnya terus meningkat. Dan BMA harus mengambil peran yang lebih besar dalam mewujudkannya,” pungkas Tgk Irawan Abdullah. []

Komentar

Loading...