Pemerintah Kabupaten/Kota di Aceh Diminta Percepat Realisasi DAK 2021

Wilayah Aceh dilihat dari satelit. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat menyelesaikan tahapan pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021 agar pengerjaan kegiatan dapat segera direalisasikan. Dengan demikian, anggaran tersebut dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat dan dampak positif terhadap upaya pemulihan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Taqwallah, saat menggelar rapat koordinasi secara virtual dengan Sekda dan SKPD kabupaten/kota terkait percepatan realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021, dari Ruang Rapat Sekda, Rabu, (23/12/2020).

Sekda mengharapkan, agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi maupun kabupaten yang menerima DAK untuk mematuhi setiap tahapan waktu lelang DAK 2021. Dia juga meminta setiap tahapan diselesaikan dengan tepat waktu, sehingga pada akhir bulan Maret 2021 nanti setiap proyek mulai dapat dikerjakan.

“Proses penyelesaian lelang proyek DAK 2021 paling lambat akhir Maret tahun depan. Jangan sampai terlambat nanti dananya tidak bisa dicairkan, jadi mari percepat. Itu harapan saya,” kata Taqwallah.

Sekda mengatakan, setiap paket proyek yang bersumber dari DAK 2021 sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya dalam kondisi pandemi ini. Oleh karena itu, dia berharap semua proyek tersebut dapat dikerjakan dan selesai tepat waktu.

“Masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya jika pekerjaan tersebut selesai tepat waktu, ada begitu banyak proyek yang dapat menunjang kemudahan kehidupan masyarakat, seperti sarana kesehatan, infrastruktur dan pangan,” ujar Taqwallah.

Sekda Aceh Taqwallah bersama sejumlah Kepala SKPA menggelar rapat koordinasi secara virtual dengan Sekda dan SKPD kabupaten/kota terkait percepatan realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021, dari Ruang Rapat Sekda, Banda Aceh, Rabu (23/12/2020). [Foto: Istimewa]
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Provinsi Aceh, Syafriadi, menyampaikan pada 2021 Aceh mendapatkan DAK sebesar Rp2,56 triliun. Sebanyak Rp322 miliar dikelola oleh Pemerintah Aceh, sementara Rp2,24 triliun lagi dikelola 23 pemerintah kabupaten/kota di Aceh.

“Dana alokasi khusus bertujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional,” kata Syafriadi.

Syafriadi juga mengatakan, ada tiga tahap proses penyaluran dan pemanfaatan Dana Alokasi Khusus sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130.

"Tahap pertama harus diselesaikan pada Februari 2021, tahap kedua pada bulan April, sementara tahap tiga di bulan September 2021," ungkapnya.

Syafriadi berharap, pemerintah daerah dapat semaksimal mungkin memanfaatkan DAK 2021 untuk mendorong perekonomian Aceh. Dia juga berharap pemda dapat mempercepat realisasi pengerjaan kegiatan yang didanai oleh DAK.

“Ada begitu banyak manfaat yang bisa diambil jika realisasi penggunaan DAK berjalan tepat waktu,” kata dia. []

Komentar

Loading...