Tercepat Salurkan Dana Desa 2020, Kemenkeu Apresiasi Aceh

Banda Aceh -- Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Aceh, mengapresiasi keberhasilan Aceh sebagai yang tercepat dalam penyaluran dana desa tahap pertama tahun 2020. Penyaluran yang berhasil dilakukan pada Januari itu merupakan prestasi untuk pertama kalinya yang diperoleh Aceh dan termasuk pencapaian langka di seluruh Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh (DPMG), Azhari, di Banda Aceh, Jumat (7/2/2020).

“Ini merupakan sejarah baru dalam pengelolaan dana desa di Aceh. Bahkan hingga Kamis sore hanya Aceh yang jumlah kabupaten/kotanya terbanyak sudah cair dana desanya dibanding provinsi lain," ujar Azhari.

Azhari menjelaskan, ada empat kabupaten kota di Aceh yang mendapat apresiasi atas keberhasilan melakukan percepatan penyaluran dana desa tahun 2020. Keempat daerah tersebut yaitu Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Bener Meriah, dan Nagan Raya.

"Alhamdulillah, upaya percepatan penyaluran dana desa tahap 1 tahun 2020 dan kinerja pengelolaan dana desa 2019 di Aceh mendapat apresiasi Kemenkeu melalui Ka.Kanwil Ditjen Perbendaharaan di Banda Aceh pada Kamis kemarin," ujar Azhari.

Khusus untuk Kabupaten Nagan Raya, kata Azhari, apresiasi diberikan atas prestasinya sebagai Kabupaten Kinerja Baik dalam Penyaluran Dana Desa 2019. Azhari menyebutkan, hanya ada 20 kabupaten kota di seluruh Indonesia yang mampu meraih penghargaan sebagai Kabupaten Kinerja Baik dalam Penyaluran Dana Desa 2019.

"Atas prestasi ini, Kabupaten Nagan Raya diberi kemudahan penyaluran dana desa tahap I 2020 sebesar 60 persen sekaligus, padahal normalnya hanya 40 persen," ujar Azhari.

Karena itu Azhari berterima kasih atas kerjasama kabupaten kota dengan Pemerintah Aceh sehingga berhasil membuka lembaran baru penyaluran dana desa yang selama ini dilakukan pada pertengahan tahun, sekarang sudah bisa dicairkan pada Januari.

Azhari menjelaskan, total dana desa tahap 1 yang akan dicairkan untuk seluruh Aceh adalah sebesar Rp. 2,02 Triliun atau sebesar 40 persen dari total alokasi Dana Desa Aceh tahun 2020 sebesar Rp 5,05 triliun.

Untuk itu, Azhari berharap seluruh kabupaten kota di Aceh, khususnya yang belum melakukan pencairan tahap pertama, untuk segera menyiapkan pencairan agar dana sebesar Rp 2,02 Triliun tersebut dapat segera mengalir ke seluruh Aceh.

"Ini merupakan keberhasilan bersama di mana Pemerintah Aceh sejak menjelang akhir tahun terus melakukan bimbingan dan pemantauan langsung ke seluruh kabupaten kota untuk membina agar penyaluran dana desa tahun 2020 dilakukan dengan cepat. Kita hanya melakukan pembinaan saja, tetapi yang bergerak di lapangan adalah pihak daerah sendiri," kata Azhari.

Hasil Kerja Keras Semua Pihak

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, mengatakan keberhasilan yang diraih sejumlah kabupaten kota di Aceh hendaknya terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi kabupaten kota lainnya di Aceh.

Iswanto menjelaskan, sebelumnya menjelang akhir tahun 2019 Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah telah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh untuk melakukan evaluasi pengelolaan Dana Desa tahun 2019 di seluruh kabupaten/kota.

Tujuannya adalah untuk memastikan pengelolaan Dana Desa pada tahun 2020 menjadi lebih bagus lagi, baik dari sisi perencanaan, penyaluran, maupun dari sisi penggunaannya.

Evaluasi saat itu dipimpin Sekda Aceh dengan turun langsung ke seluruh kabupaten kota, dimulai dari Aceh Tamiang dan berakhir di Aceh Besar.

"Alhamdulillah berkat doa dan usaha semua pihak, kita berhasil meraih prestasi ini untuk pertama kalinya," ujar Iswanto.

Komentar

Loading...