Warga Banda Aceh Keluhkan Tagihan Air PDAM Tirta Daroy Naik Dua Kali Lipat

Ilustrasi air PDAM. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Sejumlah warga Banda Aceh mengeluhkan meningkatnya tagihan rekening air PDAM Tirta Daroy dalam beberapa bulan terakhir. Peningkatan tagihan rekening air milik perusahaan pemerintah itu mencapai dua kali liat.

Munira, warga Lamteumen Timur, Banda Aceh, kepada acehonline.co, Minggu (12/7/2020), mengatakan dirinya membayar rekening air biasanya hanya berkisar Rp 12-13 Ribu per bulan, dikarenakan jarang atau tidak banyak menggunakan air untuk kebutuhan rumah.

"Apalagi air di sini susah, malam baru ada. yang kami tampung pun tidak banyak, cuma satu ember besar. Kecuali kuras bak, baru agak banyak pakai airnya" ungkap Munira.

Namun dalam dua bulan terakhir, Munira mengatakan tagihan air PDAM melonjak Rp25 Ribu pada Juni dan Rp 44 ribu pada Juli (pembayaran untuk tagihan pemakaian bulan sebelumnya).

"Udah airnya di sini susah, malah kami harus bayar mahal tagihan air. Terkadang kami harus begadang malam hari untuk nampung air," ungkapnya.

Sementara itu Faradilla, warga Alue Naga Banda Aceh, mengaku terkejut tagihan PDAM yang naik hingga hampir Rp 120 ribu pada Mei 2020. Meski sempat turun kisaran Rp70 ribu pada Juni, namun pada Juli dia harus kembali membayar tagihan air hingga mencapai Rp107 ribu (pemakaian bulan sebelumnya).

"Dulu waktu tinggal di Cot Masjid Luengbata, bayar air per bulan cuma Rp23-25 ribu, sedangkan di Alue Naga ini kisaran Rp30-40 Ribu. Tapi beberapa bulan ini naik Rp 50 ribu hingga 70 ribu, bahkan ada yang sampai seratus ribu lebih per bulan selama pandemi Covid ini," ungkapnya.

Penelusuran acehonline.co di instagram resmi PDAM Tirta Daroy juga terdapat sejumlah komentar keluhan warga Banda Aceh, yang mengalami lonjakan tagihan air hingga dua kali lipat dalam tiga bulan terakhir.

Di instagram, PDAM Tirta Daroy pada 1 April mencantumkan pemberitahuan bahwa dikarenakan pandemi Covid, tidak melakukan pencatatan meteran. Tagihan April yang dibayarkan Mei 2020, akan dihitung berdasarkan pemakaian tiga bulan terakhir.

Dikarenakan tidak adanya pencatatan meteran tersebut, warga menduga hal itu menjadi penyebab tidak tepatnya tagihan rekening air, hingga menyebabkan terjadinya lonjakan atau kenaikan tagihan dari biasanya.

Terkait dengan keluhan warga tersebut, pihak PDAM dalam menanggapi komentar atas keluhan naiknya tagihan air, meminta untuk melaporkannya ke kantor PDAM Tirta Daroy. []

Komentar

Loading...