Desa Bali di Hainan China, Bukti Soekarno Eksekusi Usaha Tionghoa

Desa Bali di Tiongkok. Foto: Dok. [Muhammad Daud]

BALI - Desa Bali merupakan desa komunitas tionghoa asal Indonesia yang dipaksa pulang ke negeri asalnya Tiongkok oleh pemerintah Indonesia sekitar tahun 1960-an setelah Pemerintah Indonesia masa Presiden Soekarno mengeluarkan PP Nomor 10 tahun 1959 yang berisi larangan untuk orang asing berusaha dibidang perdagangan eceran di tingkat kabupaten kebawah dan wajib mengalihkan usaha mereka kepada warga negara Indonesia dan mereka diharuskan menutup perdagangannya sampai batas 1 Januari 1960.

PP No.10 ini dimaksudkan untuk menyehatkan perekonomian nasional, karena waktu itu hampir semua perdagangan di Indonesia dikuasai China, namun menimbulkan ketegangan diplomatik antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok. Dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Subandrio dengan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia (Huang Chen) di Jakarta, pemerintah Peking mendesak peninjauan kembali PP No. 10 namun permintaan itu ditolak pemerintah Indonesia

Kembalinya warga Tionghoa dari Indonesia dalam jumlah ribuan orang telah memaksa pemerintah Tiongkok kuras pikiran, kemudian pemerintah Tiongkok menempatkan mereka ke Pulau Hainan, sebuah pulau paling ujung negara China yang berbatasan dengan Vietnam.

Pulau Hainan sebelumnya kurang disukai oleh masyarakat Tionghoa, salah satu alasannya adalah suhu yang terlalu panas dibandingkan dengan wilayah lainnya dalam negara China

Sekarang pulau Hainan diubah menjadi destinasi wisata mancanegara yang indah dan ramah, setiap hari dikunjungi oleh puluhan ribu wisatawan mancanegara.

Karena banyak sekali warga Indonesia yang berada di desa itu, pada akhirnya mereka menyebarkan kebudayaan Indonesia di tanah hainan dan mereka membangun desa Bali di desa kecil daerah Xin Long itu.

Desa Bali menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Hainan China. Di Desa Bali kita akan disambut dengan kebudayaan Bali, berkunjung ke Desa Bali terasa di Indonesia.

Laporan:
Muhammad Daud, Sekjen DPP Partai SIRA
Hainan, China

Komentar

Loading...