DPRK dan DinKes Aceh Besar Pantau Kesiapan Pulo Aceh Menuju New Normal

Tim Dinkes dan DPRK Aceh Besar saat berkunjung ke Pulo Aceh guna memantau kesiapan menuju New Normal. [Foto: Istimewa]

ACEH BESAR – Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Besar melalui Dinas Kesehatan beserta jajaran DPRK Aceh Besar memantau kesiapan Pulo Aceh menuju New Normal, Rabu (3/6/2020).

Sebagaimana diketahui, Aceh Besar merupakan salah satu kabupaten yang ditetapkan sebagai daerah yang akan di menerapkan New Normal dengan protokol kesehatan. Berdasarkan hal itu, Dinas Kesehatan Aceh Besar melaksanakan penyemprotan disinfektan maupun sosialisasi door to door mengenai Covid-19 dalam rangka menuju New Normal. Kegiatan ini berlangsung dari 3 - 5 Juni 2020.

Kadis Kesehatan Aceh Besar, Anita, kepada media, Rabu, mengatakan selain agenda penyemprotan dan sosialisasi Covid-19 menuju kabupaten New Normal, di 17 Gampong di kecamatan Pulo Aceh, pihaknya memantau kesiapan lokasi pembangunan Puskesmas di pulo nasi dengan alokasi DAK 2020.

“Selain itu kami juga menyerap aspirasi masyarakat Pulo Aceh, di antaranya memastikan pelayanan secara maksimal yang didapat oleh masyarakat. Selanjutnya Insya Allah 2021 kami mengalokasi anggaran yang bersumber DAK untuk pengadaan ambulans laut dan rumah singgah untuk mereka yang berobat ke RSUDZA Banda Aceh, khususnya untuk warga Pulo Aceh,” tutur Anita.

Anita juga menambahkan, untuk tahun 2020 Dinkes Aceh Besar telah mengontrak dua orang dokter umum untuk ditempatkan di Pulo Aceh, guna memaksimalkan pelayanan kesehatan di Pulo Aceh.

“Hal itu sesuai arahan Bupati Aceh Besar pada saat kunjungan bulan lalu saat kunjungan banjir di Pulo Nasi,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali yang ikut dalam rombongan mengapresiasi kerja cepat Dinas Kesehatan Aceh Besar yang konsen dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal, ditambah status Aceh Besar menuju New Normal.

“Kami juga menyertakan 12 anggota DPRK dari Dapil 2 maupun komisi 5 sebagai bukti komitmen kami untuk Membangun Aceh Besar melalui Pulo Aceh,” ujarya.

Selain melihat kondisi pelayanan kesehatan, Iskandar Ali menambahkan, pihaknya juga melihat fasilitas pendidikan tingkat SD dan SMP di wilayah tersebut.

“Karena sesuai dengan intruksi menuju New Normal, kami harus memastikan fasilitas umum semua benar benar maksimal, apa lagi proses mengajar belajar akan dimulai pada bulan depan. Semua itu harus sesuai protokol kesehatan di masa New Normal,” pria yang akrap disapa Cek Is ini.

"Kita tidak boleh lalai apa lagi luput perhatian pendidikan dan kesehatan Pulo Aceh," tambahnya. []

Komentar

Loading...