DPRK Desak Pemko Banda Aceh Ambil Langkah Serius Terkait Ancaman Virus Corona

Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar (tengah) saat menggelar konferensi pers terkait mendesak Pemko Banda Aceh mengambil langkah tegas dalam mengantisipasi virus corona. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, mendesak pemerintah Kota Banda Aceh untuk segera mengambil langkah-langkah serius, terarah dan terukur terkait ancaman virus corona.

Farid Nyak Umar kepada wartawan, Minggu (15/03/2020), menjelaskan pencegahan terhadap virus corona penting dilakukan setelah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan kasus ini sebagai bencana nasional non-Alam. Serta, kata Farid, sesuai dengan arahan Presiden yang mengimbau warga bekerja dari rumah, belajar dari rumah, bersatu padu saling tolong menolong agar masalah COVID-19 dapat ditangani secara maksimal.

"Dan ini sesuai dengan instruksi Gubernur yang meminta sekolah di bawah kewenangan Provonsi diliburkan dua pekan sejak 16 Maret 2020, sesuai Dari UU No 32 tahun 2004 menjadi yang sekarang sudah berlaku UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa kewenangan penyelenggaraan pendidikan tingkat menengah atas itu diserahkan ke provinsi. Sementara itu, tingkat PAUD, TK, SD sederajat, SMP sederajat berada di bawah kewenangan Pemko Banda Aceh, maka kami mendesak Wali Kota Banda Aceh agar segera mengeluarkan instruksi meliburkan sekolah," pungkas Farid.

Farid yang juga didampingi oleh Wakil Ketua DPRK, Usman, juga menghimbau kepada Rumah Sakit Umum Meuraxa (RSUM) untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dengan mempersiapkan segala kebutuhan di Rumah Sakit dan Puskesmas seperti APD (Alat Pelindung Diri) untuk tenaga medis dan paramedis.

"Pintu masuk ke Banda Aceh perlu juga dipantau kewaspadaannya, seperti Pelabuhan Ulee Lheue yang langsung berada di bawah pemko. Sementara untuk Bandara SIM Wali Kota Banda Aceh dapat berkoordinasi dengan Bupati Aceh Besar," ujar Farid

Selain itu, Farid menghimbau agar membatasi perjalanan dinas ke luar daerah yang suspect virus corona.

"Saya berharap dinas-dinas menyediakan hand sanitizer (alat pembubuh kuman) dan sejenisnya yang bertujuan untuk mengantisipasi virus. Dan juga diterapkan bagi yang akan masuk ke gedung DPRK," tutur Farid. []

Komentar

Loading...