Konsulat Jepang Kagum dengan Perjuangan Masyarakat Aceh Pasca Musibah Tsunami

Acara peringatan musibah gempa dan tsunami Jepang di Museum Tsunami Aceh. [Foto: Santri Magang AcehOnline/Baihaqi]

BANDA ACEH - Konsulat Jepang di Medan Aoki Takashi mengagumi semangat dan perjuangan masyarakat Aceh dalam membangun kembali Aceh setelah terjadi Tsunami pada 2004 silam.

“Ini sangat luar biasa. Saya sangat mengagumi upaya perjuangan masyarakat Aceh sampai saat ini dan saya menganggap salah satu upeti dari keberhasilan menghadapi bencana adalah Museum Tsunami ini,” kata Aoki Takashi sambutannya di acara Peringatan Gempa Tohoku Jepang, bertajuk "Kearifan Lokal Warisan untuk Generasi Penerus" di Museum Tsunami Banda Aceh, Rabu (11/3/2020).

Aoki mengatakan Jepang dan Aceh memiliki pengalaman yang sama dalam hal bencana alam, seperti membuat agenda peringatan tahunan musibah tsunami di Aceh.

Setelah bencana Tsunami Aceh, kata Aoki, Pemerintah Jepang membantu pembangunan di Aceh, begitu juga Pemerintah dan masyarakat Indonesia termasuk Aceh yang menurutnya ikut berperan memberi sumbangan kepada para korban gempa di Tohoku Jepang sembilan tahun lalu.

"Sembilan tahun lalu pemerintah dan masyarakat Indonesia termasuk Aceh memberi sumbangan besar kepada para korban di Tokoku, baik secara fisik maupun mental,” ujarnya.

Sementara itu, Istri Plt Gubernur Dyah Erti Idawati mengatakan acara peringatan musibah tsunami digelar bukan untuk mengingat kesedihan.

“Tapi ini untuk mengingat efek yang ditimbulkan dari bencana ini bila tidak punya kesiapan. Karena itu juga perlu untuk mengisi generasi-generasi muda agar tidak lupa,” ungkap Dyah. []

Penulis: Baihaqi (Santri Magang Pelatihan Jurnalistik Dinas Pendidikan Dayah Aceh asal Dayah Bustanu Malikussaleh Kota Langsa)

Komentar

Loading...