Masjid Batu Giok Bisa Jadi Daya Tarik Wisata Religi di Nagan Raya

Gubernur Aceh Nova Iriansyah didampingi istri, Dyah Erti Idawati, dan Bupati Nagan Raya Jamin Idham meninjau pembangunan Masjid Agung Baitul A'la yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Giok. [Foto: Istimewa]

SUKAMAKMUE - Orang menyebutnya Masjid Batu Giok, wajar saja masjid yang berada di ibukota Kabupaten Nagan Raya, tepatnya di komplek perkantoran Suka Makmue ini dihiasi dengan lantai berbahan batu giok layaknya marmer.

Masjid Agung Baitul A’la atau juga disebut Masjid Agung Nagan Raya, diharapkan nantinya menjadi Pusat Kebudayaan Islam. Hal tersebut disampaikan Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat berkunjung ke masjid tersebut beberapa waktu lalu.

Masjid yang dibangun dua lantai ini dibangun dengan konsep yang cukup unik. Seluruh luas lantainya dari batu giok. Tak hanya itu, bahan batu cincin ini juga disemat pada tiang, beberapa bagian dinding masjid, kubah, menara dan pada sejumlah ornamen lainnya.

Hawa sejuk langsung menjalar ketika telapak kaki bertumpu di lantai masjid nan unik dan langka itu.

“Masjid Giok berpotensi menjadi pusat kebudayaan Islam, bukan hanya sebagai tempat shalat. Pusat kebudayaan itu termasuk pusat pendidikan, ada museum Al Quran,” ujar Nova.

Selain itu, Masjid Agung ini juga diharapkan menjadi destinasi wisata ziarah. Keindahan dan keunikan masjid ini diyakini akan menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun luar negeri. []

Penyajian berita ini bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh

Komentar

Loading...