Penderita Covid-19 yang Sembuh di Aceh Bertambah 101 Orang

Petugas medis RSUDZA Banda Aceh yang berada di ruang isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk pasien Covid-19 mengenakan pakaian khusus atau alat pelindung diri, Kamis (19/3/2020). [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang sembuh bertambah sebanyak 101 orang lagi di Aceh. Sementara itu, dalam masa 24 jam terakhir, 40 orang dilaporkan terinfeksi virus corona, dan satu pasien dalam perawatan meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, dalam keterangan tertulisnya kepada awak media massa di Banda Aceh, Kamis (15/4/2021).

“Pasien Covid-19 yang sembuh cukup banyak, dan penambahan 40 pasien baru juga bukan sedikit,” katanya.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menuturkan, pasien yang paling banyak sembuh kali ini warga Kabupaten Aceh Besar, mencapai 58 orang, disusul warga Kota Banda Aceh 16 orang, dan warga Kota Langsa sebanyak 14 orang.

Kemudian warga Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak delapan orang, dan Kabupaten Bener Meriah sebanyak dua orang. Tiga orang lagi tercatat sebagai warga Kabupaten Aceh Timur, Aceh Barat, dan Kabupaten Aceh Barat Daya.

Selanjutnya, ia menguraikan 40 penderita baru terkonfirmasi positif Covid-19, yakni warga Kota Banda Aceh sebanyak 14 orang, Aceh Besar 11 orang, warga Aceh Tamiang dan Bireuen, sama-sama tiga orang. Kemudian masing-masing satu orang warga Kota Langsa, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, dan Pidie. Dua lagi warga dari luar Aceh.

Lebih lanjut SAG mengatakan, banyaknya penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh tentu sangat kita syukuri. Tapi sebaliknya, penambahan kasus positif harian yang mencapai 40 orang pun patut menjadi perhatian. Kita tidak ingin ibadah di bulan suci Ramadhan ini diinterupsi oleh virus corona.

Ia pun mengajak segenap lapisan masyarakat untuk meningkatkan ibadah di bulan suci ini sambil tidak lupa menjaga kebersihan diri, makanan yang baik, halal, dan bergizi, serta hindari interupsi gangguan kesehatan karena Covid-19 dengan protokol kesehatan, tuturnya.

“Virus corona menyelinap ke tubuh kita melalui ‘segitiga wajah’ dan mari melindunginya dengan protokol kesehatan dalam menjalankan ibadah Ramadhan,” ujarnya.

Kasus Covid-19 Aceh

Selanjutnya, SAG melaporkan kondisi terakhir Pandemi Covid-19 di Aceh, per tanggal 15 April 2021. Secara akumulatif, kasus Covid-19 di Aceh sudah tercatat 10.200 kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 8.316 orang. Pasien dirawat sebanyak 1.479 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 405 orang.

“Satu pasien yang dilaporkan meninggal merupakan warga Kota Langsa,” tambahnya.

Lebih lanjut, SAG melaporkan kasus probable yang secara akumulatif sebanyak 688 orang, yang meliputi 615 orang sudah selesai isolasi, 15 orang sedang isolasi di rumah sakit, dan 58 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, urai SAG.

"Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 7.128 orang. Suspek yang telah melakukan isolasi sebanyak 7.020 orang, sedang isolasi di rumah sebanyak 66 orang, dan sebanyak 42 orang sedang menjalani isolasi di rumah sakit," tutup SAG.[]

Komentar

Loading...