Fenomena Matahari di Atas Ka’bah Terjadi Bulan Depan

Ilustrasi matahari di atas ka'bah. [Foto: Istimewa]

JAKARTA - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyampaikan Matahari akan berada di atas Ka'bah pada 27 Mei 2021. Fenomena itu bisa digunakan untuk mengkoreksi arah kiblat di Indonesia.

LAPAN mengatakan fenomena itu disebut juga sebagai Istiwa'ul A'zham atau Great Culmination.

LAPAN menjelaskan fenomena itu terjadi ketika deklinasi Matahari bernilai sama dengan lintang geografis Kabah. Sehingga, Matahari tepat berada di atas Kabah ketika tengah hari.

"Sehingga setiap bayangan yang terbentuk pada saat tersebut akan mengarah ke Ka'bah," ujar Lapan dalam laman resmi, Jumat (30/4/2021).

Lebih lanjut, Lapan menyampaikan puncak fenomena itu terjadi pada pukul 16.17.52 WIB/ 17.17.52 WITA/ 18.17.52 WIT. Lapan menyarankan untuk melakukan kalibarasi jam dengan mengakses https://jam.bmkg.go.id/.

Kemudian, disarankan menggunakan tongkat atau bandul untuk menandai bayangan, pastikan tegak lurus, dan amati bayangan pada jam yang telah ditentukan.

Adapun daerah yang tidak dapat mengecek arah kiblat saat fenomena itu berlangsung antara lain sebagian Maluku (mulai dari Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram bagian timur, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kabupaten Kepulauan Kei), Kota Tual, Kabupaten Maluku Barat Daya (minus Pulau Wetar), Kabupaten Kepulauan Aru, Papua Barat, dan Papua.

Lapan menyampaikan fenomena matahari di atas Kabah terjadi dua kali dalam setahun, hal serupa juga akan terjadi pada 15 Juli 2021.

Komentar

Loading...