Polisi Temukan Lima Hektar Ladang Ganja di Sawang

Polisi menemukan lima hektar ladang ganja di Kecamatan Sawang, Aceh Utara. [Foto: Dok. Polres Lhokseumawe]

ACEH UTARA - Personel Kepolisian dari Satnarkoba Polres Lhokseumawe menemukan lima hektar ladang ganja di Gampong Cot Mancang dan Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara dalam operasi Antik 1 Rencong 2020, Jumat (14/2/2020).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Narkoba Iptu Ferdian menyebutkan, pengungkapan kasus tersebut berkat kerja sama yang baik antara Polres Lhokseumawe dan Aceh Utara yang lebih dulu menangkap HJ terduga pemilik ladang ganja.

Menurutnya, dalam Operasi Antik 1 Rencong yang melibatkan 35 personil gabungan mulai dari Satnarkoba Polres Lhokseumawe dan Aceh Utara, Polsek Nisam, Polsek Sawang, Sabhara Polres Lhokseumawe dan Aceh Utara ini ditemukan sebanyak 25 batang pohon ganja ketinggiaan dari 15 cm sampai 200 centimeter.

"Pertumbuhannya berusia dari bibit yang baru sema, satu minggu sampai dengan lima atau hingga enam bulan," ujarnya.

Hal ini berawal saat HJ berhasil ditangkap atas dugaan penyalahguna Narkotika jenis Ganja dan HJ mengaku memiliki ganja hasil ladangnya di Desa Cot Mancang Wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Selanjutnya, kata dia, Polres Lhokseumawe atas permintaan dari Polres Aceh Utara, melakukan Back Up dengan menurunkan Personil yang terdiri dari tim opsnal satresnarkoba polres lhokseumawe dibantu Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Sabhra Polres Lhokseumawe, personil Polsek Sawang Polres Lhokseumawe.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan tim gabungan berhasil menemukan ladang ganja sekitar 1 hektare sesuai dengan pengakuan tersangka. Kemudian dilakukan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi kembali ditemukan ladang ganja seluas kurang lebih 4 Hektar dan langsung dimusnahkan.

"Jadi keseluruhannya ada 5 hektar ladang ganja ditemukan, selain itu ada gubuk dan peralatan pengelolaan ladang ganja yang sudah dimusnahkan di lokasi, setelah disisakan secukukupnya untuk pembuktian dalam proses hukum selanjutnya," jelas Iptu Ferdian. []

Komentar

Loading...