Seorang Karyawan Menyerahkan Diri ke Polda Aceh Usai Curi Uang Perusahaan

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Seorang karyawan berinisial DA (26) beralamat Kuala Simpang, Aceh Tamiang, diduga setelah mencuri uang di perusahaan tempat ia bekerja di gudang PT Indo Marco Prismatama, menyerahkan diri ke Ditreskrimum Polda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, dalam siaran persnya, Minggu (8/3/2020), menyebutkan sebelumnya seorang karyawan berinisial YRS beralamat di Banda Aceh dan dari perusahaan yang sama telah membuat laporan ke Polda Aceh tentang tindak pidana pencurian ini dengan Laporan Polisi Nomor :LP / 71 / III / YAN. 2.5 / 2020 / SPKT, tanggal 2 Maret 2020.

Menurutnya, YRS ini membuat laporan ke Polda Aceh karena sebelumnya, pada Sabtu (1/3) sekira pukul 21.30 wib telah terjadi tindak pidana pencurian di gudang perusahaan yang terletak di Desa Baet, Baitussalam, Aceh Besar tersebut yang diduga dilakukan DA.

"YRS ini sendiri adalah Supervesor pihak vendor SSI yang bekerja sama dengan pihak BCA yang mendapat pemberitahuan melalui Whats App, bahwa setorang hari ini kurang sebesar Rp. 1.005.200.000,- (Satu milyar Iima juta dua ratus ribu rupiah)," ujarnya.

Kemudian, kata dia, YRS mengkonfirmasi ke tim pelapor di Whats App Group bahwa setoran hari ini kurang dan menyuruh tim untuk melakukan pengecekan berangkas yang ada di ruangan finance yang ada di gudang perusahaan itu, ternyata didapati uang berkurang.

Selanjutnya, tambah Kabid Humas, YRS menghubungi terduga DA untuk menanyakan kenapa setoranya hari ini kurang, ternyata nomor Hp-nya tidak aktif lagi. Akhirnya YRS langsung menuju ke gudang perusahaan itu untuk melihat rekaman CCTV ternyata terduga membawa sebuah kotak yang berisi uang dari berangkas, atas kejadian ini PT. Indomarco Prismatama mengalami kerugian sebesar Rp. 1. 005. 200. 000 (Satu milyar lima juta dua ratus ribu rupiah).

"Barang bukti yang diamankan petugas saat menyerahkan diri ke Ditreskrimum Polda Aceh, berupa, uang tunai sejumlah Rp. 832.069.000,-, Satu Unit HP Merek Xiaomi Note 5A warna merah muda,

satu kotak HP Xiaomi warna merah, satu lembar KTP, satu buah gembok koper bersama dua anak kunci, tiga Kacamata, empat Buku bacaan Agama, satu Al-Quran, dua peci warna biru dan hitam," jelasnya.

Selain itu, juga diamankan satu lembar handuk warna hijau, satu lembar selimut warna merah motif doraemon, satu lembar sarung warna hijau lumut, satu lembar sajadah warna hitam, satu lembar celana kain warna ungu,satu lembar celana kain warna hitam,satu lembar celana jeans warna hitam,satu lembar kaos warna biru dongker, satu lembar kaos warna hitam, dua lembar kaos warna Abu-abu, satu lembar kaos warna merah, satu lembar kaos warna biru muda, satu lembar kaos warna coklat.

Selanjutnya, satu lembar kaos warna Abu-abu lengan merah,satu lembar Baju batik warna marah,satu lembar baju Kemeja Abu-abu, satu lembar baju koko warna Hijau,satu lembar baju koko warna coklat,satu lembar baju koko warna putih, satu tas kecil samping warna Abu-abu, dansatu tas koper warna biru merah Merk Pollo Good.

Saat ini penyidik Ditreskrimum terus melakukan pemeriksaan terhadap terduga dan mengamankan barang bukti serta melakukan pengembangan, sehingga proses hukum akan berjalan dengan baik. []

Komentar

Loading...