Warga Aceh Timur Dirampok OTK dan Ditinggalkan Dalam Keadaan Pingsan

Warga Aceh Timur yang menjadi korban perampokan saat dibawa ke rumah sakit. [Foto: Istimewa]

IDI - Nasib malang menimpa Kahar Muzakar (25), warga Dusun Alue Dua, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur,  pada Selasa (17/3/2020). Dia menjadi korban perampokan dan ditemukan warga dalam kondisi tak sadarkan diri (pingsan) dengan tangan dan kaki terikat di bawah jembatan Gampong Seneubok Pidie, Kecamatan Pereulak, Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro melalui Kapolsek Pereulak AKP Muhammad Nawawi, kepada acehonline.co, Rabu (18/3/2020), mengatakan korban diturunkan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal pada Selasa (17/3) dini hari, setelah merampas barang berharga yang dibawanya.

Menurut keterangan Korban, kata Kapolsek, pada Senin malam (16/3) sekira Pukul 23.00 WIB, korban sedang menunggu bus di Simpang Empat Gampong Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Kota dengan tujuan hendak pulang ke Darul Aman.

"Tiba- tiba berhenti satu unit mobil jenis minibus dan dari mobil tersebut turun sebanyak enam orang laki -laki tak dikenal (OTK) menghampiri korban dan langsung membekapnya dengan menggunakan kain, kemudian memasukkan secara paksa ke dalam mobil dan membawanya ke arah Banda Aceh,” jelasnya.

Dalam dalam perjalanan, sambung Kapolsek, pelaku memaksa korban untuk menyerahkan barang berharganya, tetapi korban mengatakan tidak membawa barang berharga. Namun pelaku tetap memeriksa paksa tas ransel milik korban dan merampas barang berharga di dalamnya.

Setelah mendapatkan apa yang diinginkan, tambah Kapolsek, pelaku memukul Korban di bagian leher hingga pingsan dan mengikat kedua tangan dan kakinya menggunakan tali plastik warna Hitam.

Sekira Pukul 05.00 Wib, AKP Muhammad melanjutkan, pelaku menurunkan Korban di bawah jembatan dipinggir Alur Sungai Alue Nireh tepatnya di Gampong Seuneubok Pidie, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur. Sekira pukul 12.00 WIB, korban ditemukan oleh warga setempat dan dilarikan ke RSUD Sultan Abdul Aziz Syah untuk mendapat perawatan medis.

"Dari tangan korban, pelaku berhasil merampas 8 manyam (24 gram) emas dan uang tunai Rp 11juta. Saat ini korban sedang dirawat di rumah sakit,” pungkas AKP Muhammad Nawawi. []

Komentar

Loading...