19 Ribu Pelayan Publik di Aceh Divaksin Covid-19, Peyintas Baru 23 Orang

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Foto: Shutterstock]

BANDA ACEH - Sebanyak 19.817 orang petugas pelayanan publik telah divaksin dosis pertama vaksin Sinovac. Para lanjut usia (Lansia), umur 60 tahun ke atas, telah mendapat dosis yang sama 410 orang. Sementara itu, 23 orang dilaporkan sudah sembuh sebagai penyintas Covid-19. Kasus baru dilaporkan 15 orang, dan tidak ada yang meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Aceh, Saifullah Abdulgani, kepada awak media massa di Banda Aceh, Sabtu (20/3/2021).

“Progres vaksinasi Covid-19 meningkat, dan kasus positif baru sangat terkendalikan,” tutur pria yang akrab disapa SAG itu.

Dia menjelaskan, progres vaksinasi petugas pelayanan publik meningkat dari 18.441 orang kemarin menjadi 19.817 orang, hingga tanggal 19 Maret 2021 . Sementara vaksinasi lansia juga meningkat dari 381 orang menjadi 410 orang. Sasaran vaksinasi Covid-19 petugas pelayanan publik sebanyak 478.489 orang. Jumlah sasaran Lansia di Aceh sebanyak 435.651 orang.

Selanjutnya SAG melaporkan progres vaksinasi tenaga kesehatan (Nakes). Nakes yang sudah vaksin dosis I hingga per tanggal 19 Maret 2021 sudah mencapai 55.164 orang, atau sekitar 97,7 persen dari sasaran yang sebanyak 56.472 orang. Sementara Nakes yang sudah mendapat vaksin II sudah mencapai 47.274 orang atau sekitar 83,7 persen dari target. Vaksinasi Nakes sudah dimulai sejak 15 Januari 2021.

Kasus Covid-19 Aceh

Selanjutnya, SAG mengabarkan kondisi terakhir penanganan Pandemi Covid-19 di Aceh, per tanggal 19 Maret 2021. Secara akumulatif, kasus Covid-19 di Aceh sudah tercatat sebanyak 9.743 kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 7.995 orang. Penderita dalam perawatan sebanyak 1.362 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 386 orang.

Kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 dilaporkan bertambah 15 orang di seluruh Aceh. Kasus-kasus baru tersebut meliputi warga Kota Banda Aceh tiga orang, warga Aceh Besar dan Gayo Lues sama-sama dua orang. Kemudian, masing-masing satu orang warga Aceh Tamiang, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan warga Aceh Singkil.

Sementara pasien Covid-19 yang dilaporkan sembuh sebagai penyintas baru bertambah 23 orang, yakni tiga warga Aceh Tamiang dan 20 orang lainnya warga dari luar daerah Aceh, yang diidentifikasi dari Kartu Tanda Penduduk yang mereka miliki.

“Kasus meninggal dunia tidak ada penambahan dalam 24 jam terakhir,” tegasnya.

Sementara kasus-kasus probable secara akumulatif sebanyak 672 orang, yang meliputi 602 orang sudah selesai isolasi, 12 orang sedang isolasi di rumah sakit, dan 58 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, urai SAG.

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 7.093 orang. Suspek yang telah selesai melakukan isolasi sebanyak 6.976 orang, sedang isolasi di rumah sebanyak 74 orang, dan sebanyak 43 orang sedang menjalani isolasi di rumah sakit, tutup SAG.[]

Komentar

Loading...