42.370 Peserta Tes SKD CPNS di Aceh Tak Lulus Nilai Ambang Batas

Wilayah Aceh dilihat dari satelit. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional XIII Aceh menyebutkan sebanyak 42.370 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019/2020 untuk provinsi dan kabupaten/kota di Aceh, tidak memenuhi nilai ambang batas atau passing grade, dari total 70.102 peserta yang telah mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Hingga saat ini, hanya 13.357 peserta CPNS di Aceh yang memenuhi nilai ambang batas dan dinyatakan lulus.

“Jumlah ini masih data sementara, dari pelaksanaan SKD sejak 27 Januari lalu hingga hari ini untuk seluruh Aceh. Masih ada sejumlah peserta yang akan mengikuti SKD hingga 20 Februari mendatang,” kata Kepala Bagian Tata Usaha BKN Regional XIII Aceh, Untung Pujiantoro, kepada acehonline.co, Rabu (12/2/2020).

Selain itu, Untung menambahkan, selama pelaksanaan SKD untuk provinsi dan kabupaten/kota di Aceh juga terdapat 13.197 peserta gugur dikarenakan tidak hadir.

“Kami tidak mengetahui alasannya apa (ketidakhadiran peserta). Namun sangat disayangkan mereka memiliki hak untuk mengikuti tes, tapi malah tidak hadir,” ungkap Untung.

Data sementara jumlah peserta yang telah mengikuti tes SKD untuk provinsi dan kabupaten/kota di Aceh sejak 27 januari hingga 12 Februari 2020. [Sumber: BKN Regional XIII Aceh]
Sementara untuk tes SKD CPNS instansi vertikal di Aceh, Untung menambahkan, dari 6.954 peserta, terdapat 1.995 peserta tidak memenuhi nilai ambang batas. Dari jumlah itu, hingga saat ini hanya 1.048 yang memenuhi ambang batas, serta terdapat 513 peserta yang juga gugur karena tidak hadir.

“Untuk jumlah data finalnya akan dirilis akan Februari mendatang, setelah seluruh seleksi SKD di Aceh selesai,” jelas Untung.

Setelah mengikuti tahapan SKD, Untung menambahkan, para peserta CPNS yang lulus tahapan SKD akan mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tes SKB akan dimulai pada 25 Maret hingga 10 April 2020 mendatang.

“Bagi para peserta yang gugur dalam tes CPNS saat ini, diperbolehkan mengikuti kembali tes CPNS kembali nantinya jika dibuka penerimaannya ke depan,” ujar Untung.

Data sementara jumlah peserta yang telah mengikuti tes SKD untuk instransi vertikal di Aceh sejak 27 januari hingga 12 Februari 2020.. [Sumber: BKN Regional XIII Aceh]
Ketika ditanyai soal kendala dalam pelaksaan tes SKD di Aceh, Untung menjelaskan, banyak peserta CPNS di Aceh yang terlambat saat akan mengikuti tes SKD.

“Para peserta tes sebelumnya telah diimbau untuk hadir 90 menit sebelum pelaksanaan tes berlangsung. Namun faktanya, kata dia, banyak peserta tes yang datang terlambat, bahkan ada yang tidak hadir,” jelas Untung sembari mengingatkan para peserta tes yang masih akan mengikuti tes SKD agar disiplin waktu.

Selain itu, Untung Pujiontoro juga mengimbau kepada para peserta CPNS agar menghindari pelanggaran berat dalam mengikuti tes, seperti menggunakan joki (peserta pengganti) dalam mengikuti proses seleksi.

“Karena jika itu ketahuan maka akan di-blacklist dan calon peserta akan diberi sanksi untuk waktu yang tidak ditentukan (tindak dapat mengikuti tes CPNS selanjutnya). Begitu pula jika kedapatan curang di ruangan tes, maka akan dikeluarkan,” ungkapnya.

Para peserta CPNS, kata Untung, harus mempersiapkan diri secara kemampuan dalam menghadapi tes SKD tersebut.

“Karena dalam materi tes SKD itu sendiri merangkum tiga jenis wawasan, yaitu wawasan umum, wawasan kebangsaan dan kepribadian. Jadi tiga wawasan ini harus dikuasai. Selain itu yang terpenting para peserta juga harus mempersiapkan kesehatan fisik dan mental dalam mengikuti tes ini,” tambahnya.

Seperti diketahui, BKN saat ini sedang menggelar tes SKD bagi para peserta CPNS 2019, yang dimulai sejak 27 Januari 2020 lalu. Tes ini masih berlangsung hingga 20 Februari 2020 mendatang. []

Komentar

Loading...