9 November, Pemko Lhokseumawe Mulai Berlakukan Belajar Tatap Muka di SD dan SMP

Ilustrasi sekolah di era new normal. [Foto: Istimewa]

LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe memulai memberlakukan belajar tatap muka pada Senin (9/11/2020). Kebijakan itu diambil menyusul turunnya angka penyebaran Covid-19 di Lhokseumawe.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe Ibrahim mengatakan, seluruh sekolah tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah pertama (SMP) siap memulai aktivitas belajar tatap muka.

“Teknisnya nanti diatur sekolah. Misalnya, satu kelas itu 30 murid. Nanti dibagi dua, gelombang satu 15 orang," kata Ibrahim saat dihubungi lewat telepon, Sabtu (7/11/2020).

Ibrahim menjelaskan, pihak sekolah juga bisa menyesuaikan jam belajar siswa.

"Kita memasuki new normal, belum normal sepenuhnya seperti dulu," kata dia.

Dinas pendidikan dan kebudayaan telah mengecek kesiapan seluruh sekolah menerapkan protokol kesehatan. Setiap sekolah, kata dia, memiliki tempat cuci tangan, alat pengecekan suhu tubuh, dan masker.

“Hari ini rapat final lagi. Agar tak ada lagi kesalahan teknis, belum siap alat cuci tangan misalnya. Semua kita ingin beres dan aman,” kata Ibrahim.

Sementara itu, sekolah menengah atas (SMA) dan Madrasah Aliyah akan dibuka pada Selasa (10/11/2020). Namun, pembukaan SMA merupakan kewenangan provinsi.

“Namun kalau SMA itu kan kewenangan provinsi. Kalau madrasah itu kewenangan kementerian agama. Prinsipnya sama-sama kita mulai di tanggal itu untuk sekolah tatap muka,” jelas Ibrahim.

Dikutip dari situs Aceh Tanggap Covid-19, sebanyak 267 kasus positif Covid-19 tercatat di Kota Lhokseumawe hingga Sabtu (7/11/2020). Rinciannya, 252 pasien sembuh, 14 meninggal, dan satu pasien dirawat. []

Komentar

Loading...