Angin Kencang Porak-poranda Sejumlah Bangunan di Aceh Utara

Ilustrasi angin kencang. [Foto: Istimewa]

LHOKSUKON - Angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh pada Jumat sore (9/8/2019), memporak-porandakan sejumlah rumah dan bangunan lainnya.

Berdasarkan data sementara, kerusakan bangunan terjadi di sejumlah kecamatan yakni Syamtalira Aron, Tanah Pasir, Banda Baro, Sawang, Tanah Luas dan Dewantara. Meski demikian informasi ini masih dilakukan verifikasi lebih lanjut.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Syamtalira Aron Iptu Sudirman di Lhoksukon Jumat malam mengatakan, sebuah kanopi bangunan terhempas ke atas badan jalan raya lintas Medan - Banda Aceh dalam peristiwa ini.

"Angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 WIB, menyebabkan sebuah kanopi terhempas ke badan jalan raya, tepatnya di Gampong (desa) Tanjong Mulieng, Syamtalira Aron," kata Iptu Sudirman menjelaskan.

Akibat dari jatuhnya kanopi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan itu sempat terganggu, namun berhasil diatasi tidak lama kemudian berkat kerja sama petugas TNI/Polri, BPBD dan pihak lainnya termasuk masyarakat setempat.

Tak hanya kanopi gudang milik H. Jafar, sejumlah dahan pohon ukuran besar yang patah saat angin kencang di daerah tersebut juga menimpa badan jalan raya, namun telah dibersihkan agar tidak terganggu arus lalu lintas.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Amir Hamzah dihubungi terpisah membenarkan peristiwa tersebut. Dia juga mengaku saat ini sedang berada di lapangan bersama petugasnya.

"Informasi awal ada sejumlah rumah dan bangunan lainnya di beberapa gampong dalam enam kecamatan dilaporkan rusak akibat angin kencang, namun kami belum bisa memperoleh data akurat karena tim sedang bekerja di lapangan," kata Amir Hamzah menerangkan.

Berdasarkan data sementara, tambah Amir Hamzah, kerusakan bangunan tersebut terjadi di beberpapa gampong dalam Kecamatan Syamtalira Aron, Tanah Pasir, Banda Baro, Sawang, Tanah Luas dan Dewantara.

Amir Hamzah menyebutkan, sejauh ini belum ada loporan tentang adanya korban jiwa akibat peristiwa ini.

Angin kencang disertai hujan deras tersebut juga dilaporkan mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. []

Komentar

Loading...