Antisipasi Banjir, Anggota DPRK Banda Aceh Minta PUPR Pantau Pompa Air

Ketua Fraksi Nasdem-PNA DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, memantau pompa di Lampaseh Kota, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Senin (11/5/2020). Foto Azwani Awi

BANDA ACEH – Intensitas hujan yang tinggi mengguyur Kota Banda Aceh dan Aceh Besar sejak Kamis (7/5/2020) hingga Jumat (8/5/2020), mengakibatkan banjir di sebagian besar Kota Banda Aceh. Kondisi itu mengetuk hati Daniel Abdul Wahab.

Ketua Fraksi Nasdem-PNA Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh itu pun langsung berinisiatif turun langsung ke lapangan, memantau lebih dekat rumah pompa di Lampaseh Kota, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Senin (11/5/2020).

Daniel meminta dinas terkait, khususnya PUPR, agar rutin merawat rumah pompa yang ada di sana. "Semua masyarakat memahami kondisi saat ini. Masyarakat harus tetap siaga pascabanjir merendam Banda Aceh akibat hujan deras," kata Daniel Abdul Wahab kepada wartawan, Selasa (12/5/2020).

Daniel juga mengapresiasi langkah cepat yang sudah dilakukan Dinas PUPR saat terjadi banjir. Akan tetapi, dia berharap, Dinas PUPR agar memantau secara kontinyu pompa air yang ada di seluruh Kota Banda Aceh selama 24 jam. “Ini untuk kenyamana warga. Supaya warga tidak was-was," kata Anggota Komis 3 DPRK Banda Aceh ini.

Dia juga meminta pihak yang ditugaskan memantau pompa air dimaksud tidak lengah. Petugas harus terus siaga memantau baik sebelum banjir maupun sesudah banjir. " Kami tahu petugas salama ini sudah maksimal bekerja, maka kami berharap agar terus melaksanakan tugas pemantauan kapan pun, jangan hanya melaksanakan tugas pemantauan ketika musibah datang. Kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati," ujar Daniel.

Pemantauan dimaksud Daniel bukan hanya untuk pompa air, tapi juga termasuk seluruh pintu air yang ada di Kota Banda Aceh. "Ini harus terus ada pamantauan dan perawatan. Harapan kami begitu, selalu di-maintanance seluruh pintu air dan pompa air," harapnya.

Keuchik Lampaseh Kota mengajak seluruh warganya untuk selalu menjaga kebersihan di lingkungan masing masing. “Kami berharap kesadaran masyarakat senantiasa bergotong royong membersihkan salurannya. Karena dengan bertong royong dapat mencegah terjadi banjir ke depan,” pungkasnya.[]

Komentar

Loading...