Banjir di Aceh Timur, Ribuan Rumah Warga Terendam

Salah satu rumah warga yang terendam banjir di Aceh Timur, Minggu (3/1/2021). [Foto: Istimewa]

IDI - Sedikitnya ada 3.796 Jiwa dari 1001 Kepala Keluarga di Aceh Timur yang rumahnya tidak dapat ditempati akibat terdampak banjir yang terjadi pada Minggu (3/1/2021).

Data sementara, ada 13 Desa dari 4 Kecamatan terkena dampak banjir di Aceh Timur. Namun, 1001 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam akibat bencana itu tercatat dari 3 kecamatan yang berbeda saja.

"Ada 4 Kecamatan yang terendam, yakni Kecamatan Birem Bayeun, Ranto Pereulak, Kecamatan Ramto Seulamat dan Kecamatan Idi Tunong," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur, Ashadi, Minggu sore (3/1/2021), melalui Muhardi Suhendro, petugas Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) PB BPBD setempat.

Di Kecamatan Birem Bayeun, Muhardi menjelaskan, ada 721 Kepala Keluarga atau 2.727 Jiwa yang rumahnya terendam. Mereka berasal dari 7 desa berbeda yakni Desa Alue Sentang (260 KK / 967 Jiwa), Desa Alue Nyamuk (190 KK / 760 Jiwa), Desa Paya Bili Sa (54 KK /230 Jiwa), Desa Alue Gadeng Dua (158 KK /600 Jiwa), Desa Paya Tampah (26 KK / 72 Jiwa), Desa Birem Rayeuk (20 KK /63 Jiwa) dan Desa Alu Buloh (13 KK /35 Jiwa ).

"Di kecamatan Ranto Peureulak ada 246 Kepala Keluarga atau 984 Jiwa yang terkena dampak, yakni Desa Punti Payong (151 KK/ 604 Jiwa) dan Desa Seumanah Jaya (95 KK /380 Jiwa). Sementara untuk Desa Buket Pala dan Alue Udep masih dalam Pendataan," katanya.

Untuk Kecamatan Idi Tunong, dia juga menjelaskan, di Desa Alue Lhok (34 KK / 85 Jiwa) dan Paya Awe yang masih dalam Pendataan. Begitupun untuk Kecamatan Rantau Selamat, yang terkena dampak banjir ada tiga Desa, yakni Desa Bayeun, Rantau Panjang dan Alue Seuleumak, yang jumlah korban masih dalam pendataan.

"Saat ini, warga yang rumahnya tidak bisa ditempati harus tinggal mesjid, meunasah, balai desa dan ada juga yang singgah di rumah tetangganya untuk sementara waktu, sambil menunggu air surut," ujarnya.

Untuk jumlah pasti warga yang harus mengungsi, saat ini pihak BPBD Aceh Timur mengaku masih melakukan pendataan. []

Komentar

Loading...