Bawaslu: Ratusan Surat Tercoblos di Aceh Utara Ditangani Gakkumdu

Ilustrasi surat suara Pemilu 2019. [Foto: Istimewa]

LHOKSEUMAWE - Kasus ratusan surat suara tercoblos di Desa Jamuan, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara, ditangani oleh sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Aceh Utara. Tim terpadu itu memiliki tujuh hari melakukan investigasi dan menemukan dugaan siapa pelaku yang mencoblos ratusan surat suara tersebut.

“Kemarin itu kan hari libur, jadi belum diregistrasi ke Gakkumdu. Kasus itu tindak pidana pemilu. Nanti Gakkumdu yang akan mengusut tuntas kasus tersebut,” sebut Komisionaer Bawaslu, Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Nur Furqan, Selasa (23/4/2019).

Dia menyebutkan, tim Bawaslu di kecamatan juga terus menghimpun keterangan dan informasi siapa dalang yang mencoblos ratusan surat suara tersebut.

Lalu mengapa tidak merekomendasikan pemungutan suara ulang?

Furqan menjelaskan, saat surat suara yang tercoblos itu belum sempat dimasukan ke kotak suara. Jadi, Bawaslu menilai tidak perlu merekomendasikan pemungutan suara ulang.

“Kalau sudah masuk ke kotak suara, itu besar kemungkinan direkomendasikan untuk pemungutan suara ulang. Ini belum sempat dimasukan ke kotak suara, karena ditemukan saat pemilih mau mencoblos, dan terlihat surat suara sudah dicoblos. Jadi pemilih tadi diberikan surat suara lain yang belum tercoblos,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Bawaslu Aceh Utara, menemukan ratusan lembar surat suara sudah tercoblos untuk calon anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPD dan calon presiden. Saat ini, kasus itu masuk dalam penanganan Gakkumdu Kabupaten Aceh Utara. []

Komentar

Loading...