Bocah Tujuh Tahun Ditemukan Meninggal Terapung di Aceh Timur

Bocah yang ditemukan meninggal tenggelam di alur sungai di Aceh TImur. [Foto: Dok. Polsek Peureulak]

ACEH TIMUR – Adi Saputra, bocah berumur tujuh tahun warga Dusun Pulo Iboeh, Desa Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terapung di alur sungai desa setempat, Selasa siang (23/6/2020).

Korban yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) itu ditemukan oleh Maidar (39) ibunya sendiri, di alur sungai yang tidak jauh dari rumahnya.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, melalui Kapolsek Peureulak AKP Pidinal Limbong, Rabu (24/6/2020), mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, sekira pukul 12.00 Wib, korban pamit kepada sang ibu untuk bermain. Biasanya, Ia bermain di pinggiran alur sungai.

Hampir dua jam kemudian, korban tak kunjung pulang, sehingga Maidar datang ke rumah Nurhayaton (tetangga) untuk menanyakan keberadaan anaknya. Namun tetangganya itu menjawab tidak melihat korban.

"Karena melihat Ibu korban mulai panik, Nurhayaton menyuruh anaknya Dedi Saputra (16), agar membantu mencari korban di sekitar alur sungai," Katanya.

Setelah menyisir ke berbagai tempat selama setengah jam berlalu, lanjut Kapolsek, Dedi Saputra dan Maidar menemukan korban terapung di sungai. Berjarak sekitar 1,5 meter dari lokasi korban ditemukan, ada bekas plesetan yang diduga jejak korban.

"Ada ditemukan bekas plesetan yang tidak jauh dari korban. Dugaan kita sementara, korban terpeleset sendiri ke dalam air saat bermain di pinggir alur sungai,” jelas Kapolsek.

Saat korban di evakuasi, Kapolsek menambahkan, Dedi Saputra meminta bantuan kepada M Yakob, (48) yang kebetulan melintas untuk membantu mengangkat korban. Selanjutnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Aziz Syah, Peureulak, untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Namun sesampainya di rumah sakit, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia. Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah korban langsung dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan,” ungkap AKP Pidinal Limbong. []

Komentar

Loading...