Demo Tuntut Pembatalan Revisi UU KPK dan RKUHP, Mahasiswa “Segel” Kantor DPRA

Maasiswa dari berbagai kampus di Banda Aceh menggelar aksi di DPRA sebagai bentuk dukungan aksi yang digelar di berbagai daerah di Indonesia untuk mendesak pemerintah membatalkan revisu UU KPK dan revisi RKUHP. [Foto: Acehonline.co/Mufazzal]

BANDA ACEH - Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Banda Aceh menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRA, Kamis (26/9/2019). Dalam aksi dukungan untuk mahasiswa di Jakarta tersebut, mereka menuntut Pemerintah pusat membatalkan Revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sudah disahkan dan membatalkan revisi Rancangan Kitab Undang Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Pantuan acehonline.co, sebelum bergerak ke DPRA, para mahasiswa sebelumnya pagi tadi berkumpul dan berorasi di Simpang Lima Banda Aceh. Menjelang siang, ribuan mahasiswa tersebut bergerak ke Kantor DPR Aceh.

Informasi yang diperoleh acehonline.co, para mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, Universitas Muhammadiyah, Universitas Abulyatama, Universitas Iskandar Muda, serta sejumlah kampus lainnya di Banda Aceh dan Aceh Besar. Selain, sejumlah peserta aksi dari berbagai daerah juga turut terlibat dalam aksi di Kantor DPRA. Terlihat di antara mahasiswa peserta aksi memakai atribut Himpunan Mahasiswa Islam (Pidie) Kabupaten Pidie.

Di Kantor DPRA, ribuan mahasiswa hingga pukul 12.50 WIB masih menggelar aksi dan memadati perkarangan DPRA. Para mahasiswa terlihat saling berorasi bergantian meminta DPRA mendesak pemerintah pusat untuk membatalkan revisi UU KPK yang telah disahkan serta membatalkan revisi RKUHP.

Sementara itu di bagian atap Gedung Utama DPR Aceh, terlihat tulisan "Kantor DPRA Disegel Mahasiswa". Tulisan itu ditulis/dicat oleh salah seorang mahasiswa peserta aksi tersebut.

Saat adzan berkumandang, para mahasiswa menghentikan aksi sementara. Sebagaian mahasiswa terlihat menuju mushalla DPRA untuk menunaikan shalat dzuhur.

Sementara ratusan aparat kepolisian terlihat mengamankan aksi demo tersebut. Sejumlah kendaraan water canon juga telah disiagakan di beberapa titik di perkarangan Kantor DPRA, untuk mengantisipasi jika nantinya terjadi kericuhan. []

Komentar

Loading...