Diduga Langgar Aturan, Tiga Boat Nelayan Sumatera Utara Ditangkap di Aceh Singkil

Tiga boat nelayan Sumatera Utara yang ditangkap di Aceh Singkil karena diduga melanggar aturan adat wilayah setempat. [Foto: Dok. Acehonline.co/Istimewa]

ACEH SINGKIL - Tiga Kapal Boat Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga Sumatera Utara ditangkap Panglima Laot Gosong Lhok Telaga Aceh Singkil didampingi personel Dinas Perikanan (Diskan) dan personel Kepolisian Air dan Udara (Airud) serta para nelayan di daerah itu, Selasa (29/12/2020). Kapal nelayan itu ditangkap karena diduga melanggar aturan adat, yang berlokasi di Perairan Gosong Telaga, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil.

"Betul, kami menduga mereka melanggar aturan adat yang telah ditetapkan, terkait dengan tentang Wilayah atau zona tangkap nelayan tradisional, makanya dilakukan penangkapan," kata Kabid Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Dinas Perikanan Aceh Singkil, Chazali, kepada acehonline.co, Rabu (30/12/2020).

Chazali juga menjelaskan, penangkapan tersebut, selain dampingi Dinas Perikanan Aceh Singkil turut didampingi anggota Airud setempat.

"Nelayan setempat memang kerap resah, karena mendapati mereka sering memasuki ke perairan Gosong Telaga untuk menangkap ikan. Nelayan tersebut sudah sering diingatkan oleh Panglima Laut lhok Gosong Telaga," imbuh Chazali

Bahkan, lanjut Chazali, persoalan tersebut telah beberapa kali diingkatkan Panglima Laut, dengan menyurati kapal boat tersebut agar mematuhi adat dan ketentuan yang berlaku.

“Karena sudah berulang kali mungkin diingatkan, namun tetap tidak diindahkan peraturan adat nelayan setempat,” kata Chazali.

Meskipun mereka menggunakan alat tangkap yang legal (Boat yang ditangkap), tambah Chazali, nelayan di Gostel berharap aturan adat tetap harus ditegakkan.

“Mereka nanti akan diadili sesuai aturan hukum adat, yang berlaku di Daerah,” tutup Chazali. []

Komentar

Loading...