Diduga Terhirup Gas Beracun, Seorang Warga Aceh Timur Kembali Dirujuk ke Rumah Sakit

Seorang pasien di Aceh Timur yang diduga terpapar gas beracun saat dirujuk ke RSUD Zubir Mahmud menggunakan ambulan, Minggu (11/4/2021). [Foto: Acehonline.co/Zulkifli]

IDI - Dua warga Panton Rayeuk T kembali dilarikan ke Puskesmas Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur. Bahkan, seorang di antaranya harus dirujuk ke RSUD Zubir Mahmud pada Minggu siang (11/4/2020).

Kedua Pasien mengeluhkan pusing dan mual-mual. Seorang pasien atas nama Adnan harus dirujuk ke RSUD Zubir Mahmud.

"Ada dua pasien yang dibawa ke puskesmas, namun seorang pasien harus dirujuk ke RSUD Zubir Mahmud," ujar dr. Amel, yang bertugas di Puskesmas Banda Alam.

Lebih lanjut dr Amel mengatakan, pasien mengeluhkan pusing, mual-mual, dan kaki pasien terasa kebas.

"Setelah didiagnosa, pasien Adnan harus dirujuk." pungkasnya.

Informasi yang dihimpun acehonline.co, sebagian warga yang didominasi oleh perempuan dan anak-anak masih bertahan di tenda pengungsian, yang berlokasi di halaman Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur. Sementara sebagian pengungsi laki-laki ada yang kembali untuk melihat rumah dan ternaknya.

Sebelumnya diberitakan, pada Jumat (9/4) puluhan warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, harus mendapatkan perawatan medis usai menghirup udara yang terkontaminasi dengan asap hasil kegiatan Flaring (Pembakaran Gas) sumur AS-11 milik PT Medco E&P Malaka yang diakui sedang dalam perawatan tahunan

Sementara ratusan warga lainnya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman, akibat dampak asap atau gas beracun yang dihasilkan dari pekerjaan PT Medco. []

Komentar

Loading...