Dua Pasien Covid-19 di Aceh Meninggal Dunia, Kasus Baru Nihil

Petugas medis RSUDZA Banda Aceh yang berada di ruang isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk pasien Covid-19 mengenakan pakaian khusus atau alat pelindung diri, Kamis (19/3/2020). [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), mengatakan dua pasien Covid-19 di Aceh dilaporkan meninggal dunia.

“Untuk kasus baru dilaporkan nihil hari ini,” kata SAG dalam keterangannya yang diterima acehonline.co, Minggu malam (23/8/2020).

SAG menjelaskan, dua pasien yang meninggal dunia tersebut berasal dari Aceh Selatan dan Aceh Besar. Namun Jubir Satgas Covid-19 Aceh ini mengaku tidak memiliki informasi rinci terkait kedua pasien yang meninggal tersebut.

Selain itu, SAG juga mengatakan, dua pasien probable juga dilaporkan meninggal dunia di RSUDZA Banda Aceh dini hari tadi. Merek adalah laki-laki inisial RY (73), dan RH (68).

“Kasus probable merupakan pasien suspek dengan ISPA berat atau meninggal dunia dengan gambaran klinis Covid-19 namun belum ada hasil RT-PCR,” jelas SAG.

SAG menjelaskan, RY meninggal dunia di UGD Pinere RSUZA, sekira pukul 00.30 WIB, dan selang tiga jam berikutnya menyusul RH. Laki-laki ini, Lanjut SAG, meninggal di Respiratory Intensive Care Unit sekira pukul 03.30 WIB, katanya.

“Kasus probable biasanya tidak dirilis, namun kali ini kasus spesifik dan mungkin ada yang penasaran bila tidak ada dalam publikasi Satgas Covid,” jelas SAG.

Angka Kesembuhan Covid-19 Aceh Meningkat

Selain itu SAG menyampaikan, angka kesembuhan (recovery rate) pasien Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Aceh meningkat menjadi 41,32 persen.

“Hari ini pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 34 orang lagi sehingga secara akumulatif yang sembuh menjadi 500 orang, dan angka kesembuhan pun naik menjadi 41,32 persen,” jelasnya.

Data Covid-19 Aceh hingga Minggu, 23 Agustus 2020. [Sumber: Dinkes Aceh]
SAG menguraikan, 34 pasien yang dinyatakan sembuh tersebut, masing-masing warga Aceh Singkil 16 orang, dan warga Bireuen tujuh orang. Sementara warga Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, dan Aceh Tamiang, jumlah yang sembuh sama, masing-masing dua orang.

Sedangkan lima orang lainnya, lanjtu SAG, masing-masing berasal dari Aceh Selatan, Nagan Raya, Aceh Jaya, Banda Aceh, dan Bener Meriah.

Kumulatif Kasus Covid-19 Aceh

Selanjutnya, SAG melaporkan jumlah akumulatif Covid-19 di Aceh per tanggal 23 Agustus 2020, pukul 15.00 WIB, telah mencapai 1.210 orang, dengan rincian 674 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri, 500 orang dinyatakan sembuh, 36 orang meninggal dunia.

Sementara itu jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kata SAG, juga bertambah empat orang, hingga secara akumulasi menjadi 221 orang. Dari jumlah tersebut, 40 PDP dalam penanganan tim medis dan 173 telah sembuh dan delapan orang lainnya meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini, lanjut SAG, bertambah delapan orang, yang secara akumulatif menjadi 2.461 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.388 orang sudah selesai masa pemantauan, dan sebanyak 73 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19

“Kita tetap bersyukur, pasien yang sembuh semakin bertambah. Mari sama-sama berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT supaya virus corona segera sirna di Serambi Mekkah ini,” Imbau SAG. []

Komentar

Loading...