Gempa Berkekuatan Sedang Guncang Banda Aceh dan Sabang

BANDA ACEH - Gempa bumi tektonik Magnitudo 5,3 menguncang wilayah Banda Aceh dan Sabang pada Jum'at malam (20/4/2021), pukul 23.43 WIB. Gempa berkekuatan sedang itu tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, dalam keterangannya Sabtu dini hari (1/5/2021), mengatakan hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo 5,3 kemudian diupdate menjadi magnitudo 5,1.

"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,18 Lintang Utara dan 94,20 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di kaut pada jarak 147 km arah Barat Daya Kota Sabang, Aceh pada kedalaman 43 kilometer," ungkapnya.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, Bambang juga menjelaskan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik dengan kombinasi geser (oblique thrust fault ).

"Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Banda Aceh II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) dan Sabang II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda tergantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya.

Selain gempa tersebut, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Aceh Besar, Djati Cipto Kuncoro, mengatakan wilayah Kota Sabang dan sekitarnya juga diguncang gempa bumi tektonik pada pada Sabtu (1/5/2021), pukul 04.12 WIB,

"Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan Magnitudo 3,7. Episenter terletak pada koordinat 5.48 Lintang Utara dan 95.61 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 26 kilometer Timur Laut Jantho Aceh Besar pada kedalaman 2 kilometer," jelasnya.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, Djati juga menjelaskan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi Dangkal akibat aktifitas sesar aktif, Sistem sesar sumatera pada segmen Seulimum

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, Djati juga menjelaskan, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kota Sabang dengan Skala Intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) .

"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. Hingga pukul 05.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa tidak ada kejadian gempabumi susulan (aftershock)," ungkapnya.

Kepada masyarakat, Djati menambahkan, diiimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," tutup Djati. []

Komentar

Loading...