Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah, Bangunan Instalasi Pengolahan Air Paya Bakong Terbengkalai

Bangunan Water Treatman Plant (Instalasi Pengolahan Air) di Gampong Peureupok, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara yang terbengkalai. [Foto: AcehOnline/Jefry]

ACEH UTARA - Bangunan Water Treatman Plant (Instalasi Pengolahan Air) di Gampong Peureupok, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara hanya bisa dimanfaatkan warga untuk menjemur pakaian. Padahal, pembangunan WTP tersebut menghabiskan anggaran miliaran rupiah.

Pantauan acehonline.co di lapangan, Kamis (27/8/2020), bangunan WTP itu terbengkalai dan tidak terurus, seluruh area bangunan juga sudah ditumbuhi semak belukar dan kondisinya sangat tidak layak lagi digunakan. Bahkan, dimanfaatkan warga sebagai tempat ternak hewan dan menjemur pakaian.

Seorang warga setempat, M Aji mengatakan, mulanya dia menyambut baik dibangunnya WTP tersebut pada 2010 lalu. Malahan, dia bersedia menjual sebidang tanahnya untuk dijadikan lokasi bangunan WTP.

"Semula saya sangat senang atas dibangunnya tempat pengolahan air, dengan harapan agar kami di Peureupok dan sejumlah gampong lainnya bisa menikmati air bersih. Tetapi, sampai saat ini ditelantarkan," ujarnya dengan raut wajah kecewa.

Sementara itu, Keuchik Peureupok, Munzirwan yang dimintai tanggapannya membenarkan, bahwa bangunan yang rampung dikerjakan pada 2014 lalu ini terbengkalai dan bagaikan tak bertuan, bahkan nyaris seluruh arealnya ditutupi oleh tumbuhan liar.

Padahal, kata dia, keberadaan WTP dimaksud sangat dibutuhkan masyarakat Gampong Peureupok dan sekitarnya agar bisa memperoleh air bersih. Namun kenyataannya, berbanding terbalik dengan apa yang diharapkan masyarakat.

"Semua rumah warga sudah dipasang pipa supaya bisa dialiri air bersih dari WTP itu. Malahan, uji coba pun sudah pernah dilakukan. Tetapi, entah bagaimana smalai saat ini tidak berfungsi lagi," tandasnya.

Selain terbengkalai, tambah Munzirwan, seluruh isi bangunan juga telah raib dicuri, termasuk meteran listrik juga tidak ada lagi. Akibat terlantarnya WTP itu, harapan masyarakat untuk memperoleh air layak pakai tidak pernah tercapai.

"Saya berharap, Pemerintah dapat memfungsikan WTP Peureupok, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat di sejumlah gampong yang telah terpasang pipa air. Sehingga, anggaran yang telah dikucurkan tidak mubazir," pinta Munzirwan. []

Komentar

Loading...