Hj Salamah, Istri Almarhum Tgk Ilyas Leube Meninggal Dunia

Hj. Salamah, istri almarhum Tgk Ilyas Leube semasa hidupnya. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Hj. Salamah, istri Almarhum Tgk. Ilyas Leube, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (8/4/2019) dinihari tadi, pukul 00.30 di Bandar Lampahan, Bener Meriah. Belum diketahui penyebab meninggalnya istri tokoh pejuang Aceh dari dataran tinggi Gayo di masa DI/TII dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu.

Foto Hj. Salamah tutup usia yang diperoleh acehonline.co, Senin dinihari (8/4/2019). [Foto: Istimewa]
Hj. Salamah selama ini memang sedang menderita sakit di usia senjanya. Hal ini diketahui saat politisi Partai Aceh, Tgk. Muharuddin, beberapa kali bertemu dengan Hj. Salamah dalam beberapa bulan terakhir di rumah almarhum Tgk. Ilyas Leube di Bener Meriah.

Saat bertemu dengan Tgk. Muharuddin pada 22 Januari 2019 lalu, Hj. Salamah baru saja pulang dari rumah sakit, dimana masih terlihat perban bekas tusukan jarum infus di tangannya.

Tgk. Muharuddin saat bersilaturrahmi dengan Hj. Salamah pada 22 Januari 2019 silam. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]
Sementara itu saat silaturrahmi Tgk. Muharuddin dengan Hj. Salamah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW pada 4 Desember 2018 lalu, kondisi Hj. Salamah masih terlihat sehat. Hj. Salamah yang diperkirakan telah berumur 90 tahun lebih itu sempat bercerita tentang perjuangan suaminya yang juga merupakan Reje Linge XIX saat ikut berperang di masa DI/TII dan GAM.

Saat itu, Hj. Salamah mengatakan mendiang suaminya saat berjuang untuk Aceh sering berpesan agar tidak menyerahkan Aceh kepada orang yang serakah dan dzalim. Aceh, harus diserahkan kepada pemimpin yang amanah.

“Pesan khusus yang sering disampaikan, Aceh jangan diserahkan kepada orang dzalim. Aceh memiliki kekayaan alam yang berlimpah, jika diserahkan kepada orang yang salah, maka hasil alam Aceh akan dijual kepada orang luar, tanpa ada kesejahteraan untuk masyarakat Aceh,” kata Hj. Salamah saat menceritakan perjuangan Alm. Teungku Ilyas Leube kepada Anggota DPR Aceh Tgk. Muharuddin saat memenuhi undangan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di rumah Alm. Teungku Ilyas Leube, di Desa Bandar Lampahan, Bener Meriah, Selasa (4/12/2018).

Tgk. Muharuddin saat bersilaturrahmi dengan Hj. Salamah pada 4 Desember 2018. [Foto: AcehOnline/Reza Gunawan]
Selain itu Hj. Salamah juga mengatakan, Alm. Teungku Ilyas Leube Ilyas Leube selalu berharap, para generasi Aceh dapat meneruskan perjuangannya terdahulu dengan tujuan utama mensejahterakan masyarakat.

“Jangan ada lagi kemiskinan di Aceh. Kesejahteraan harus merata dan dirasakan seluruh masyarakat Aceh, tanpa membedakan suku-suku. Kita jangan memilih suku ini dan suku itu. Almarhum tidak pernah membeda-bedakan suku di Aceh, baik masa perjuangannya saat DI/TII maupun saat AM (Aceh Merdeka),” ungkapnya.

Hj. Salamah berharap Aceh dapat menjadi daerah seperti bagaimana umumnya di Indonesia. Selain itu, dia juga mengharapkan generasi sekarang menghargai para pejuang Aceh terdahulu.

“Pemimpin Aceh harus amanah dan bersatu membangun Aceh. Jangan gara-gara ada kesalahan sedikit, kita terpecah belah. Kita harus saling sayang-menyayangi dan saling maaf-memaafkan jika ada keselahan. Aceh harus menjadi contoh bagi daerah lain,” harapnya.

Kini, Hj. Salamah telah tiada. Semoga pesan-pesan yang selalu disampaikan kepada generasi Aceh saat ini, dapat menjadi semangat untuk meneruskan perjuangan almarhumah Hj. Salamah dan almarhum Tgk. Ilyas Leube yang telah berjuang untuk kesejahteraan masyarakat Aceh. []

Komentar

Loading...