Inspektorat Aceh Singkil Lakukan Audit Khusus Anggaran Desa Teluk Rumbia

Tim Inspektorat Aceh Singkil saat berkunjung ke Desa Teluk Rumbia Kecamatan Singkil untuk melakukan audit khusus Anggaran Dana Desa. [Foto: Acehonline.co/Zulkarnain]

ACEH SINGKIL - Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil melakukan Audit Khusus terkait laporan warga tentang Pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Teluk Rumbia Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, dengan Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor: 094/SPT/120/2020.

Dalam kunjungan untuk melakukan audit itu, akibat badan jalan singkil-teluk Rumbia saat ini masih digenangi banjir, tim Inspektorat Aceh Singkil terpaksa menggunakan jasa transpotasi sungai yaitu Robin, untuk melakukan pengauditan anggaran dana desa tersebut,

Nya' Abidin, bagian Pengendali Teknis dari Inspektorat Aceh Singkil kepada acehonline.co, Senin (28/12/2020), mengatakan untuk menuju lokasi pengauditan, pihaknya terpaksa menggunakan jasa transpotasi sungai.

"Walaupun bersusah payah untuk menuju tempat dimana kami melakukan audit, kami tidak patah semangat, karena ini kami lakukan supaya dana desa khususnya di Aceh Singkil agar transparan, guna menghindari adanya dugaan penyelewengan," ungkap Nya' Abidin.

Sementara itu, Abidin juga menyampaikan, berhubung pengauditan belum selesai, tim Inspektorat Aceh Singkil akan melakukan Audit kembali.

"Insya Allah, kami akan turun kembali, berhubung saat ini banjir, ada beberapa item pekerjaan belum sempat kami audit. Pasalnya, pekerjaan dilapor warga tersebut saat ini tergenang, terpaksa kami tunda dulu hingga air surut," imbuh Nya' Abidin

Sementara dari pihak pelapor Hariman Tinambunan yang kerap disebut Nambun mantan Ketua Badan Permusyawatan Gampong (BPG) Desa Teluk Rumbia, mengatakan warga merasa puas dengan turunnya pihak Inspektorat untuk melakukan audit.

"Kami dari warga sangat mengapresasi langkah tim Inspektorat, sudah turun kelapangan, dengan susah payah terpaksa menggunakan jasa transpotasi sungai," ungkap Nambun

Hariman juga menyampaikan, terkait inspektorat yang belum selesai melakukan audit, pihaknya akan sabar menanti.

"Berhubung ada beberapa item lagi belum diaudit, kami akan sabar dan menanti hasilnya nanti," harap Hariman. []

Komentar

Loading...