Kasus Baru Covid-19 di Aceh Bertambah Dua Orang, Satu Meninggal Dunia

Petugas medis RSUDZA Banda Aceh yang berada di ruang isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk pasien Covid-19 mengenakan pakaian khusus atau alat pelindung diri, Kamis (19/3/2020). [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), merilis prevalensi kasus Covid-19 di Aceh berdasarkan laporan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota, per tanggal 08 Agustus 2020, pukul 19.00 WIB.

SAG melaporkan, jumlah kasus positif Covid-19 di Aceh secara akumulatif mencapai 547 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 378 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan, 148 orang sudah sembuh, dan 21 orang meninggal dunia.

“Kasus baru Covid-19 yang dilaporkan pada hari ini sebanyak dua orang. Satu orang warga Nagan Raya dan satu orang warga Aceh Tamiang. Sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia,” ungkap SAG dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Sabtu malam (8/8/2020).

SAG menjelaskan, satu orang yang meninggal dunia, sesuai laporan dari Koordinator Pelayanan Tim PIE Covid-19 RSUDZA, dr Novina Rahmawati, yaitu laki-laki umur 69 tahun warga Nagan Raya yang dirawat di RSUDZA Banda Aceh sejak 23 Juli 2020. Almarhum meninggal di RICU-RSUZA, Sabtu (8/8/2020), sekira, pukul 3.30 WIB.

Sementara itu, lanjut SAG, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini bertambah enam orang, yang secara akumulatif menjadi 2.369 orang.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.333 orang sudah selesai masa pemantauan, dan sebanyak 36 orang masih dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19,” jelasnya.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), SAG menambahkan, sebanyak 151 kasus.

“Dari jumlah tersebut, Sembilan pasien masih dalam penanganan tim medis dan 137 telah sehat, serta lima orang lainnya telah meninggal dunia,” tutup SAG. []

Komentar

Loading...