Kasus Positif Covid-19 di Aceh Bertambah 10 Lagi, Delapan Warga Banda Aceh

Petugas RSUDZA Banda Aceh saat membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirujuk dari daerah ke ruang isolasi RICU untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus oleh tim medis. Foto direkam pada Kamis (19/3/2020), saat sidak anggota DPRA ke RS Zainoel Abidin. [Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Kasus konfirmas positif Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Aceh bertambah 10 orang lagi. Dari jumlah itu, delapan di antaranya merupakan warga Banda Aceh.

“Penderita yang dilaporkan sembuh bertambah dua orang dan tidak ada korban meninggal dunia,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) kepada awak media di Banda Aceh, Senin malam (30/11/2020).

SAG menjelaskan, selain delapan kasus baru konfirmasi Covid-19 dari Banda Aceh, dua lainnya merupakan warga Aceh Besar. Sementara dua penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh, kata dia, merupakan warga Aceh Tamiang.

“Alhamdulillah, kasus-kasus baru trennya terus menurun dan tidak ada korban meninggal dunia,” ujar SAG bersyukur.

Kasus kumulatif Covid-19 Aceh

Selanjutnya, Juru Bicara Covid-19 Aceh itu melaporkan kasus akumulatif Covid-19, sejak kasus pertama diumumkan pada 27 Maret 2020 silam. Jumlah akumulatif kasus Covid-19 Aceh sudah mencapai 8.292 orang. Penderita yang dirawat saat ini 1.059 orang, sembuh 6.914 orang, dan 319 orang meninggal dunia.

Lebih lanjut, Jubir Pemerintah Aceh itu mengatakan, kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi saat ini sebanyak 592 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 31 orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 511 sudah selesai isolasi, dan 50 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspek di seluruh Aceh hari ini, SAG juga menjelaskan, telah mencapai 4.295 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.128 orang sudah selesai masa pemantauan (selesai isolasi), 152 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 15 orang isolasi di rumah sakit. []

Komentar

Loading...