Kasus Positif Covid-19 di Aceh Bertambah 43 Orang

Data Covid-19 Aceh hingga Rabu, 5 Agustus 2020. [Sumber: Dinkes Aceh]

BANDA ACEH - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) mengatakan korban baru virus corona yang konfirmasi positif Covid-19 hari ini sebanyak 43 orang.

“Umumnya, kasus baru tersebut hasil pemeriksaan swab kontak erat pasien Covid-19 dengan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR),” kata SAG dalam keterangan tertulisnya yang diterima acehonline.co, Rabu malam (5/8/2020).

SAG merincikan, kasus baru positif Covid-19 tersebut yakni warga Banda Aceh 22 orang, Aceh Besar delapan orang, dan Aceh Selatan empat orang. Sedangkan warga Aceh Barat, Sabang, Lhokseumawe, masing-masing satu orang, serta sisanya enam orang lainnya merupakan warga dari luar daerah.

Selanjutnya SAG melaporkan jumlah akumulatif Covid-19 per 5 Agustus 2020, pukul 17.00 WIB.

“Jumlah positif Covid-19 menjadi 483 orang, dengan rincian 324 orang dalam perawatan rumah sakit rujukan Covid-19 atau isolasi mandiri, 141 orang sudah sembuh, dan 18 orang meninggal dunia,” ungkap SAG.

Sementara itu jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, lanjut SAG, bertambah tiga orang, yakni warga Aceh Tamiang. Sedangkan satu orang warga Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia.

“Pasien Covid-19 yang sembuh hendaknya mau menjadi relawan pencerahan bagi keluarga dan masyarakat tentang virus corona, sehinga semua sadar, tindakan pencegahan tetap lebih baik daripada sakit dan dirawat di ruangan isolasi rumah sakit,” tutur SAG.

Selain itu, lanjut SAG, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.353 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.330 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 25 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.

“Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 145 orang. Dari jumlah tersebut, tujuh PDP dalam perawatan, 135 PDP telah dinyatakan sembuh, dan tiga orang lainnya meninggal dunia,” jelasnya.

Hindari Terinfeksi

Jubir Pemerintah Aceh tersebut juga mengimbau agar masyarakat dapat menghindari terinfeksi virus corona dengan cara menghindari acara keramaian, menjaga jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan pakai sabun di bawah cucuran air 20 detik.

“Disiplin menjaga diri tersebut masih satu-satunya cara menghindari pontensi penularan virus penyebab Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) itu,” imbau SAG agar masyarakat tidak abai pada protokol kesehatan.

“Kita harus saling mengingatkan terus-menerus karena korban Covid-19 terus bertambah di Aceh,” tutupnya. []

Komentar

Loading...