Kasus Positif Covid-19 di Aceh Bertambah 82 Orang, Aceh Tamiang Zona Merah

Petugas RSUDZA Banda Aceh saat membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirujuk dari daerah ke ruang isolasi RICU untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus oleh tim medis. Foto direkam pada Kamis (19/3/2020), saat sidak anggota DPRA ke RS Zainoel Abidin. [Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Kasus harian Coronavirus Disease terus bertambah di Aceh. Kasus positif baru bertambah sebanyak 82 orang, pasien sembuh bertambah 56 orang, dan tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, peta zonasi risiko Covid-19 kembali berubah, dan Aceh Tamiang dikategorikan menjadi zona merah.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani dalam press release yang disampaikan kepada para awak media massa di Banda Aceh, Kamis (29/4/2021).

“Kategori zona itu hasil analisis data epidemiologi oleh Satgas Covid-19 Nasional,” tuturnya.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional kembali merilis peta zonasi terbaru dua hari lalu berdasarkan analisis data epidemiologis, surveilans, dan pelayanan kesehatan, periode 19-25 April 2021. Berdasarkan analisis tersebut, Aceh Tamiang masuk kategori zona merah, atau risiko tinggi peningkatan kasus Covid-19.

Selain itu, 14 kabupaten/kota merupakan zona oranye, yakni Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Sabang, Pidie, Pidie Jaya, dan Simeulue.

Sedangkan Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Subulussalam, dan Nagan Raya, merupakan zona kuning atau zona risiko rendah penularan virus corona dan peningkatan kasus Covid-19.

“Di zona kuning risiko peningkatan kasus dianggap lebih rendah daripada zona oranye, tapi keduanya tetap bukan zona yang aman. Zona aman adalah zona hijau,” tambah SAG.

Kasus Covid-19 Aceh

Selanjutnya, SAG melaporkan data akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per tanggal 28 April 2021. Kasus Covid-19 sudah tercatat sebanyak 10.967 kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 9.515 orang. Pasien dirawat sebanyak 1.015 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 437 orang.

Data akumulatif tersebut sudah termasuk penambahan 82 kasus konfirmasi baru dalam kurun waktu 24 jam terakhir, pasien sembuh yang bertambah 56 orang, dan tiga orang yang dilaporkan meninggal dunia.

Kasus positif baru sebanyak 82 orang tersebut meliputi warga Banda Aceh 28 orang, Bireuen 14 orang, Lhokseumawe dan warga Aceh Besar, sama-sama 10 orang. Kemudian warga Pidie sebanyak tujuh orang. Warga Aceh Timur, Langsa, dan warga Nagan Raya, masing-masing dua orang. Selanjutnya warga Aceh Utara, Aceh Tenggara, dan warga Aceh Tengah, sama-sama satu orang. Empat lainnya warga dari luar daerah.

Selanjutnya, pasien Covid-19 sembuh bertambah 56 orang, yakni warga Banda Aceh 18 orang, dan warga Aceh Besar 13 orang. Warga Aceh Tamiang dan Gayo Lues, sama-sama empat orang. Kemudian warga Aceh Utara sebanyak tiga orang. Selanjutnya, warga Aceh Timur, Simeulue, Sabang, dan warga Nagan Raya, masing-masing satu orang. Sedangkan 10 orang lainnya warga dari luar daerah.

“Tiga orang yang dilaporkan meninggal dunia masing-masing satu orang warga Aceh Tamiang, Pidie, dan warga Kota Banda Aceh,” tambah SAG

Lebih lanjut, SAG juga menjelaskan, kasus probable secara akumulatif sebanyak 709 orang, meliputi 621 orang sudah selesai isolasi, 12 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19.

"Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 7.183 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 7.093 orang, sedang isolasi di rumah 51 orang, dan sebanyak 39 orang menjalani isolasi di rumah sakit," tutupnya. []

Komentar

Loading...