Keracunan Gas Medco, Belasan Warga di Aceh Timur Dirawat dan Ratusan Mengungsi

Warga keracunan diduga akibat terhirup gas beracun saat dirawat di RSUD Dr Zubir Mahmud Aceh Timur di Idi, Jumat (9/4/2021). [Foto: Acehonline.co/Istimewa]

IDI - Belasan warga di Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, mengalami keracunan, pada Jumat (9/4/2021). Sementara ratusan warga lainnya terpaksa mengungsi.

Diduga, mereka terhirup gas beracun dari hasil pencucian sumur gas Alue Siwah (AS-11) milik PT Medco EP Malaka di Indra Makmu, Aceh Timur.

Awalnya, warga di desa itu tercium aroma gas, sekira pukul 06.00 WIB. Diduga, warga terhirup gas beracun hasil dari pencucian sumur AS-11 yang hanya berjarak beberapa ratus meter dengan pemukiman penduduk.

Tidak lama kemudian, warga mulai terasa mual, pusing, dan muntah, sehingga dilarikan ke Puskesmas Banda Alam. Sebagian diantaranya juga di rujuk ke RSUD Dr Zubir Mahmud, karena kondisinya kritis.

Pihak medco membenarkan adanya aktivitas pencucian sumur AS-11 di Blok A. Bahkan kini aktivitas di sumur telah dihentikan menyusul terjadinya keracunan warga di kecamatan tetangga.

"Kami telah menghentikan aktivitas sumur AS-11 dan petugas saat ini fokus penanganan pengungsi dan warga yang masih dalam perawatan," kata VP Relation dan Security PT Medco EP Indonesia, Arif Rinaldi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur, melalui Dinas Sosial setempat telah menyalurkan bantuan logistik. Begitu juga dengan Dinas Kesehatan dan para medis kini sedang menangani persoalan itu.

"Warga yang di rawat di RS mencapai 10 orang, selebihnya di pengungsian mencapai 230 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur Sahminan, Sabtu pagi (10//4/2021). []

Komentar

Loading...