Korban Terdampak Asap Flaring PT Medco Buka Puasa di Kamp Pengungsian

Pengungsi korban terdampak gas beracun PT Medco saat menunggu waktu berbuka puasa, Selasa (13/4/2021). [Foto: Acehonline.co/Zulkifli]

IDI - Warga Panton Rayeuk T yang menjadi korban dampak asap flaring PT Medco E & P Malaka menjalani ibadah puasa pertama dan berbuka bersama di Camp Pengungsian. Selasa (13/4/2021).

Warga masih mengunggi di halaman Kantor Camat Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur karena belum berani kembali ke rumahnya.

Kebanyakan pengungsi wanita dan anak-anak mengaku masih takut untuk kembali, karena belum ada yang pastikan asap beracun tersebut sudah benar-benar hilang.

"Untuk hari ini kami masih bertahan di camp, karena belum ada instruksi pulang." ujar salah seorang pengungsi perempuan yang tidak diketahui namanya. Selasa (13/4).

Relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur membantu menyiapkan hidangan berbuka bagi seluruh pengungsi, korban yang terdampak asap flaring PT Medco.

Diketahui, pada Jumat (9/4) lalu, PT Medco E&P Malaka melakukan kegiatan flaring (pembakaran gas) sumur AS-11 Alue Siwah, untuk proses perawatan. Dari dampak tersebut, puluhan warga mengalami mual, pusing dan muntah-muntah hingga harus dirawat medis, sementara ratusan lainnya harus diungsikan. []

Komentar

Loading...