Kuburan Massal Pulau Baguk; Saksi Bisu Dahsyatnya Tsunami Aceh

Kuburan massa korban tsunami di Aceh Singkil. [Foto: Acehonline.co/Zulkarnain]

ACEH SINGKIL - Mengenang 16 Tahun musibah tsunami Aceh, yang terjadi 26 Desember 2004 silam tepatnya hari ini, para keluarga korban berziarah ke kuburan massal yang terletak di desa pulau baguk kecamatan pulau banyak kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (26/12/2020)

Pulau Baguk adalah tempat salah satu kuburan massal korban tsunami yang meluluhlantakan Aceh pada tahun 2004 silam.

Kepala Desa Pulau Baguk, Hardi, kepada acehonline.co menceritakan, setelah 21 hari kejadian tsunami Aceh, jenazah yang hanyut terbawa arus ke arah selatan kepulauan banyak, mereka kuburkan secara massal.

"Ada sekitar 97 jenazah yang kami ambil bersama masyarakat, untuk dikuburkan secara massal di satu pulau yang tidak berpenghuni di pulau baguk. Pulau ini tidak begitu jauh dari kecamatan pulau banyak. Sebab, banyak jenazah yang tidak memiliki identitas," ungkap Hardi

Sementara itu, Hardi juga menjelaskan, ada beberapa jenazah yang memiliki identitas dan dikuburkan di tempat terpisah di kepulauan berpenduduk 3.000 jiwa itu.

“Yang ada identitas itu dari TNI, karena ketahuan identitasnya dari baju yang dipakai. Lalu jenazahnya kami kuburkan secara terpisah, agar keluarga korban bisa mengambil dan mengetahui dan sebagian sudah diambil keluarga,” jelas Hardi

Hadri juga mengatakan, keluarga korban sering berziarah ke pemakaman massal.

"Tapi tahun ini gak ada, mungkin cuaca lagi tidak bersahabat," imbuh hardi

Hardi berharap agar pihak terkait bisa membangun fasilitas lain, seperti pelabuhan tambat, mushalla, kamar mandi dan halte.

"Yang nantinya bisa dipakai pengunjung ziarah ke sini, karena kuburan massal korban tsunami ini adalah saksi bisu dalam musibah di Aceh," tutup Hardi. []

Komentar

Loading...