Nodai Keponakan, Paman Menangis Terisak di Hadapan Kapolresta

TANGISAN RR membuncah saat menjawab pertanyaan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto. Pria berusia 20 tahun itu pun tampak sedu-sedan ketika mengeluarkan kata-kata penyesalan dari mulutnya, saat diinterogasi polisi terkait perbuatannya yang tega “menodai” keponakannya sendiri yang masih berumur 13 tahun.

Peristiwa itu terjadi saat konferensi pers yang digelar Polresta Banda Aceh, Kamis (27/2/2020). Warga Meuraxa, Banda Aceh itu pun sesenggukan di hadapan wartawan. Namun, nasi telah menjadi bubur. Penyesalan itu pun tak mampu lagi melekangkan tuntutan hukum RR lantaran menyetubuhi keponakannya. Kini, RR harus meringkuk di balik jeruji besi Polresta Banda Aceh.

Perbuatan bejat RR pun pungkas setelah dia ditangkap personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polresta Banda Aceh, pada Senin (17/2/2020). Dia tak bisa berkutik ketika polisi “menjemput” RR di rumahnya.

Kepada polisi, mahasiswa salah satu universitas di Banda Aceh itu mengaku, dirinya berbuat asusila pada Mawar—bukan nama sebenarnya—di dalam kamar dia pada Juni 2019 lalu. Tak hanya itu, RR pun mengaku sudah pernah melakukan perbuatan tersebut lebih dari satu kali. Akan tetapi, kasus tersebut baru terungkap pada Selasa (11/2/2020).

Kala itu, Mawar mengadu pada ibunya. Sang ibu yang juga kakak kandung RR, sontakl mendengar kabar itu. Tanpa menunggu lama, si ibu pun melaporkan tindakan RR pada anaknya ke Unit PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh.

“Personel Polresta yang menerima laporan dari keluarga korban, langsung menyelidiki serta meminta keterangan para saksi. Akhirnya, pada 17 Februari 2020, RR kami tangkap di tempat tinggalnya, yang juga rumah ibu korban,” ujar Kombes Pol Trisno Riyanto pada wartawan.

Tersangka pelaku perbuatan asusila terhadap keponakannya usai ditangkap Tim Polresta Banda Aceh. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]
Kata Trisno, RR berbuat mesum dengan keponakannya saat orang tua Mawar sedang keluar rumah. Peristiwa ini sempat berjalan beberapa kali. RR pintar menutupi kelakuannya dengan mengancam Mawar. Akan tetapi, orang tua korban melihat perubahan sikap yang ditunjukkan oleh remaja putri tersebut. Penasaran, ibu Mawar pun mencoba cari tahu apa yang terjadi dengan anaknya.

Setelah merasa nyaman, Mawar pun menceritakan apa yang dialaminya. Pengakuan polos Mawar pun membuat orang tuanya kaget. Segera, kasus itu dilaporkan ke Unit PPA Polresta Banda Aceh, dikuatkan dengan visum et repertum.

“Peristiwa tersebut menyebabkan korban trauma,” ungkap Trisno.

Dia merincikan, kasus ini masuk kategori pemerkosaan dengan kekerasan. Sebab, Mawar dibekap saat disetubuhi oleh RR. Trisno menduga, RR tega melakukan perbuatan itu akibat terpengaruh video porno yang ditontonnya.

Atas perbuatannya, RR dijerat Pasal 81 Ayat 1, 2, dan 3, juncto Pasal 82 Ayat 2 Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, sebagaimana perubahan Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014, dan Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016. Ancamannya, hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto (tengah) saat memberikan keterangan pers terkait kasus perbuatan asusila. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]
Polresta Banda Aceh bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Banda Aceh, untuk mendampingi dan berupaya menyebuhkan trauma yang dialami Mawar.

Saat memaparkan kasus tersebut pada awak media, Trisno didampingi Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP M Taufiq, Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani, dan Kasubbag Humas Iptu Hardi.

Tren meningkat

Trisno mengatakan, angka kejahatan pencabulan pada 2019, meningkat dua kasus. Menutup almanak 2019 lalu, tercatat 20 kasus kejahatan seksual. Sementara pada 2018, ada 18 kasus. Sedangkan pada 2020, hingga Februari telah terjadi enam kasus.

“Mayoritas pelakunya memiliki hubungan yang cukup dekat dengan korban, seperti paman, sopir, dan sebagainya. Ini perlu mendapat perhatian dari masyarakat untuk sama-sama mengawasi dan mengantisipasinya,” pungkas dia.[]

Komentar

Loading...