November-Desember Puncak Musim Hujan di Aceh, Masyarakat Diminta Waspada

Ilustrasi hujan. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar, Zakaria, mengatakan seluruh wilayah Aceh telah memasuki musim hujan sejak Oktober 2020 kemarin. Diperkirakan, puncak musim penghujan di Aceh akan terjadi pada November hingga Desember mendatang.

"Saat puncak musim hujan, maka curah hujan tinggi. Maka masyarakat perlu waspada terhadap banjir (daerah daratan rendah) dan longsor untuk daerah dataran tinggi," kata Zakaria kepada acehonline.co, Jumat (6/11/2020).

Sementara itu ketika ditanyai daerah-daerah di Aceh yang rawan terjadinya banjir saat puncak musim hujan, Zakaria mengatakan daerah tersebut meliputi Aceh Singkil, Aceh Selatan, Nagan Raya, serta beberapa daerah lainnya di barat selatan Aceh.

"Tidak tertutup kemungkinan juga banjir terjadi di daerah pesisir timur Aceh seperti Aceh Tamiang Aceh Timur, dan Aceh Utara," ungkapnya.

Untuk itu, Zakaria mengimbau kepada masyarakat untuk dapat waspada dan mengenali daerahnya masing-masing.

"Harus dikenali daerahnya biasanya sering terjadi bencana apa. Apakah banjir atau longsor, sehingga masyarakat bisa siap-siaga dalam menghadapi bencana tersebut," ujarnya.

Selain banjir dan longsor, Zakaria juga menjelaskan, masyarakat perlu mewaspadai angin kencang yang kerap terjadi sebelum hujan turun.

Kepada pemerintah, Zakaria juga mengimbau agar dapat bersiap-siap melakukan antisipasi terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi di daerah-daerah yang rawan terjadinya bencana.

"Seperti mempersiapkan alat berat di daerah-daerah yang rawan terjadinya longsor, serta berbagai antisipasi lainnya," katanya.

"Masyarakat juga diharapkan daapt membersihkan lingkungan, seperti selokan agar aliran air lancar dan tidak mudah terjadinya banjir," tambah Zakaria. []

Komentar

Loading...