Pedagang Keliling di Aceh Utara Dirampok dan Ditusuk

Pedagang keliling di Aceh Utara yang menjadi korban perampokan. [Foto: Antara Aceh]

LHOKSUKON - Abdurrahman (63), pedagang keliling asal Biram Rayeuk, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, mengaku menjadi korban perampokan, dan selain alami luka akibat terkena benda tajam, korban juga kehilangan uang Rp 7 juta.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Adi Sucipto, di Aceh Utara, Selasa (20/8/2019), mengatakan kasus ini sudah ditangani pihaknya dan masih dalam penyelidikan.

"Kasus ini dilaporkan terjadi pada Selasa (20/8), sekira pukul 05.45 WIB dengan lokasi kejadian di irigasi Gampong Lhok Bintang Hu, Kecamatan Tanah Jambo Aye," jelas Adi Sucipto.

Kapolsek menjelaska, kejadian ini berawal saat korban sedang melintas dengan sepeda motor becak (modifikasi) dari rumahnya menuju Pantonlabu, setiba di lokasi, korban diberhentikan oleh orang tak dikenal.

Setelah berhenti, pria penyetop itu berpura-pura menawarkan cabai kepada korban, karena selain berdagang ikan, Abdurrahman juga jualan sayur-sayuran secara berkeliling di kawasan tersebut.

Saat itu korban dan pelaku, kata Kapolsek, sepakat untuk menjual dan membeli cabai seharga Rp20 ribu per kilogram. Namun ketika korban hendak mengambil uang dari tas selempangnya, tiba-tiba pelaku langsung menarik tas itu.

"Usai mengambil tas dengan uang di dalamnya diperkirakan sekitar Rp7 juta, pelaku langsung melarikan diri," kata Kapolsek menjelaskan.

Sementara Abdul Rafar, warga kecamatan setempat, yang ikut membantu mengantarkan korban untuk membuat laporan ke Polsek Tanah Jambo Aye mengatakan, saat tas berisi uang itu ditarik pelaku, korban sempat melawan sehingga pelaku mengeluarkan pisau dan menusuk korban.

"Saat ditarik tasnya, cerita korban, dia melawan sehingga dikeluarkan pisau oleh pelaku dan menusuknya, sehingga korban terkena goresan di perutnya dan saat ini sudah dibawa ke Puskesmas oleh polisi," kata Abdul Rafar.

Menurut pengakuan korban kepadanya, kata Rafar, pelaku diperkirakan sekitar tiga orang, karena saat kejadian ada tiga orang di kawasan tersebut agak berdekatan dan usai kejadian mereka kabur dengan sepeda motor jenis bebek.

Menurut Rafar, korban sempat meminta tolong, namun tidak ada yang datang ke lokasi karena saat kejadian itu masih sangat gelap dan tidak ada yang melihatnya.

Rafar mengaku menjumpai korban di pasar tradisional Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, tidak lama setelah korban menjadi korban perampokan itu. []

Komentar

Loading...