Pemko Sabang Gratiskan Elpiji 3 Kg dan Berikan Subsidi Listrik untuk Warga Kurang Mampu

Wali Kota Sabang Nazaruddin (tengah) saat melaunching penyaluran bantuan gas elpiji gratis dan subsidi listrik untuk warga kurang mampu. [Foto: Istimewa]

SABANG – Pemerintah Kota Sabang menggratiskan gas elpiji 3 kilogram dan memberikan subsidi listrik untuk warga kurang mampu setiap bulannya. Pemberian bantuan tersebut dilakukan untuk mematikan ketersediaan listrik dan gas elpiji bagi warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Ini merupakan salah satu program dari visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang. Elpiji 3 kilogram kita gratiskan dan listrik kita subsidi Rp 100 ribu untuk 4 ampere serta Rp 50 ribu untuk 2 ampere,” kata Wali Kota Sabang Nazaruddin saat membuka acara Launching Penyaluran Bantuan Pelayanan Dasar Listrik dan Liquefied Petroleum LPG Tabung 3 kg Kota Sabang Tahun 2019 bertempat di Aula lantai IV Kantor Walikota Sabang. Senin (01/04/19).

Sejak 2018 lalu, pria yang akrab disapa Tgk. Agam ini mengatakan Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Sosial Kota Sabang sudah memulai program tersebut dan berlanjut sampai dengan saat ini.

“Untuk tahun ini penyaluran diberikan kepada Pemerintah Gampong untuk mempersingkat dan mempermudah warga dalam mengambilnya. Sekarang Kita serahkan ke desa. Kita permudah dan persingkat birokrasi. Ini untuk mempermudah rakyat agar tidak lagi mengantre lama-lama di Kantor Pos. Nantinya masyarakat tinggal (ambil) di Kantor Geuchik saja," ungkapnya.

Pada tahun ini, Tgk. Agam menambahkan, jumlah warga yang tersebar di 18 Gampong se-Kota yang terdata untuk mendapat subsidi listrik berjumlah 6.846 orang. Sedangkan untuk penerima LPG 3 Kg pada tahun ini berjumlah 6.606 orang.

“Mereka mendapatkan elpiji gratis masing-masing satu tabung setiap bulannya,” ungkap Tgk. Agam.
.
Selain program tersebut, Tgk. Agam menambahkan, Pemerintah Kota Sabang juga mewacanakan pemberian uang gizi untuk bayi baru lahir hingga berusia 6 tahun. Bantuan tersebut rencananya diberikan sebesar Rp 150 ribu per anak setiap bulannya.

“Setelah enam tahun, mereka nantinya akan mendapatkan uang pendidikan. Melalui program ini, diharapkan ke depannya para orang tua dapat mempersiapkan generasi yang cerdas,” ungkap Tgk. Agam.

“Mari kita dukung program-program pro rakyat ini, demi Sabang yang lebih sejahtera, sekarang dan masa depan,” harapnya. []

Komentar

Loading...