Percobaan Penculikan Anak Dua Kali Terjadi di Pidie

Siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Pidie yang nyaris jadi korban penculikan anak. [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Pidie, Aceh nyaris menjadi korban penculikan dua orang pria. Pelaku sempat memberi uang ke korban yang berusia tujuh tahun sebesar Rp 380 ribu.

"Kejadian terjadi kemarin. Saat itu korban sedang menunggu jemputan, tiba-tiba datang pelaku menawarkan uang yang mana pelaku tersebut mengatakan bila uang tersebut titipan dari ayahnya," kata Kapolres Pidie AKBP Andi Nugraha Setiawan Siregar, Rabu (11/3/2020).

Dua orang pelaku yang datang dengan mobil memberi uang Rp 380 ribu ke korban. Namun setelah menerima duit, korban melihat becak jemputannya datangnya. Korban lari ke penjemputnya sambil membawa uang yang diberi pelaku.

Ketika korban naik becak, pelaku melarikan diri. Menurut Andi, korban saat kejadian juga sempat dipegang oleh pelaku yang membawa tisu yang sudah basah.

"Menurut pengakuan korban pelaku tersebut sebelumnya juga sudah pernah menawarkan emas, uang dan permen yang mana korban tidak mengambilnya. Pada saat ditawarkan pada beberapa hari lalu para pelaku datang menggunakan motor," jelas Andi.

Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti uang Rp 380 ribu yang diberi oleh pelaku. Andi menjelaskan, pelaku berkulit hitam, rambut panjang, berewokan dan badan tinggi besar.

"Percobaan penculikan anak sekolah tersebut sebelumnya juga sudah pernah terjadi di Sekolah SD 5 Blang Paseh Kecamatan Kota Sigli. Ciri-ciri pelaku sama seperti kejadian di sekolah MIN 18 Blang Paseh Desa Gampong Asan Kecamatan Kota Sigli," beber Andi.

Andi mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati. Kapolres meminta orang tua mengingatkan anak-anaknya agar waspada terhadap orang tidak dikenal.

"Polres dan Polsek jajaran akan meningkatkan pelaksanaan patroli," sebut Andi. []

Komentar

Loading...