Polisi Ringkus Tiga Pelaku Pembobol Mesin ATM BNI Geudong, Satu Buron

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, saat menggelar konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (14/7/2020), terkait penangkapan tiga pembobol ATM Geudong. [Foto: Istimewa]

LHOKSEUMAWE - Pelaku pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Negara Indonesia (BNI) di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Mancang, Kecamatan Samudera, Geudong, Aceh Utara diringkus Polisi.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (14/7/2020), mengatakan tersangka yang diringkus berjumlah tiga orang. Masing –masing berinisial, KB (25) warga Muara Dua, Kota Lhokseumawe, NF (33) warga kecamatan yang sama dan ZF (31) warga Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Sedangkan, RV berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Menurutnya, pengungkapan kasus percobaan pencurian ini berawal dari keterangan saksi mata, Senin (13/7/2020) pukul 09.00 WIB, di mana saksi melihat satu unit mobil Toyota Avanza berhenti tepat di depan ATM yang berada di pinggir jalan raya.

Dari dalam mobil itu, kata Kapolres, turun dua orang laki-laki memakai pakaian seragam kemeja biru layaknya sales dan memakai masker serta membawa tas ransel warna hitam masuk ke dalam ATM. Tidak lama kemudian, datang satu unit mobil minibus mesin pengisian ATM yang dikawal anggota Brimob.

“Tiba-tiba saksi melihat kedua orang yang sedang berada di dalam ATM keluar dan melarikan diri ke arah belakang ATM yang merupakan kawasan pemukiman warga, lalu mobil yang menurunkan dua orang tersebut pergi ke arah Medan. Ternyata, dua orang laki-laki yang melarikan diri ini adalah pembobol ATM. Selanjutnya tim Polres Lhokseumawe mendatangi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujarnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, sebut Kapolres, pihaknya berhasil mengungkap kasus dimaksud.
“Tidak butuh waktu lama, hari itu juga (Senin –red) pada pukul 13.00 Wib petugas berhasil meringkus tersangka pertama yakni KB di kawasan Muara Dua,” ungkap Kapolres.

Dari hasil pengembangan, lanjutnya, sekitar pukul 17.00 WIB, tim kembali menangkap terduga tersangka kedua, NF yang juga di kawasan Muara Dua. Lalu, pada pukul 18.30 Wib ZF dibekuk di Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara.

“Ketiga tersangka kemudian dibawa ke Polres Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut,” papar Kapolres.

Kapolres Lhokseumawe juga menambahkan, ketiga tersangka memiliki peran masing-masing, yakni KB (pegawai kontrak PT SSI Cabang Lhokseumawe) berperan memberi kunci mesin ATM, NF (mantan Security PT SSI Cabang Lhokseumawe) masuk ke dalam ATM, serta ZF (mantan asisten manager PT SSI Cabang Lhokseumawe dan berhenti pada tahun 2018) sebagai supir.

Dalam kasus tersebut, kata Kapolres, Polisi menyita barang bukti berupa dua buah kaset ATM BNI, satu buah rijek, uang Rp 64 juta satu tas warna hitam merk Asus, satu buah obeng bunga, satu set kunci ATM nomor 036 dan satu unit mobil Toyota Avanza Nopol BL 703 N

“Satu tersangka lagi yang masih buron dan masih dalam pengejaran tim di lapangan. Kami himbau kepada yang bersangkutan untuk segera menyerahkan diri sebelum kami lakukan tindakan tegas dan terukur,” pinta Kapolres yang juga didampingi Wakapolres Lhokseumawe, Kompol Ahzan. []

Komentar

Loading...