Positif Covid-19 di Aceh Bertambah Dua Kasus Baru, Dua Pasien Meninggal Dunia

Petugas RSUDZA Banda Aceh saat membawa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirujuk dari daerah ke ruang isolasi RICU untuk dilakukan pemeriksaan secara khusus oleh tim medis. Foto direkam pada Kamis (19/3/2020), saat sidak anggota DPRA ke RS Zainoel Abidin. [Acehonline.co/Reza Gunawan]

BANDA ACEH - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), melaporkan penambahan dua orang kasus baru positif terinfeksi virus corona dan dua orang pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia, Senin (3/8/2020).

SAG menjelaskan, dua kasus baru masing-masing Kasus 432 yang merupakan seorang perempuan (56) warga Banda Aceh, dan Kasus 433, juga perempuan (34) namun warga Aceh Besar. Sementara korban Covid-19 yang meninggal dunia masing-masing SI (56), perempuan, warga Kota Banda Aceh, dan NA (67), laki-laki, warga Aceh Besar.

“Belum ada informasi rinci menyangkut riwayat temuan kasus-kasus baru tersebut, demikian juga riwayat pasien yang meninggal dunia,” jelas SAG kepada awak media, Senin malam.

Selanjutnya, SAG juga melaporkan akumulasi kasus Covid-19 berdasarkan data yang diterima per tanggal 3 Agustus 2020, sekitar pukul 15.00 WIB. Kasus positif Covid-19 Aceh sudah mencapai 433 orang.

“Distribusi 433 pasien Covid-19 Aceh tersebut, yakni sebanyak 322 orang sedang dirawat di rumah sakit rujukan provinsi dan kabupaten/kota, 94 orang sudah sembuh, dan 17 orang meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut SAG, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.347 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.325 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 22 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.

Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 145 orang. Dari jumlah tersebut, tujuh PDP dalam perawatan, 135 PDP telah dinyatakan sembuh, dan tiga orang lainnya meninggal dunia. []

Komentar

Loading...