Satreskrim Polresta Banda Aceh Ringkus Penjual Chip Domino, Satu di Antaranya Anak-anak

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Ryan Citra Yudha, saat memberikan keterangan penangkapan penjual chip domino, Selasa (20/4/2021). [Foto: Istimewa]

BANDA ACEH - Empat pelaku transaksi judi online jenis chip domino di Banda Aceh diringkus personel Opsnal Satreskrim Polresta Banda Aceh di salah satu counter jual pulsa HP Jalan AMD, Batoh, Banda Aceh, Senin malam (19/4/2021).

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha, Selasa (20/4/2021), membenarkan personel Opsnal Satreskrim Polresta Banda Aceh telah mengamankan empat pelaku penjual chip domino.

“Ironisnya, ketika kami lakukan penangkapan terhadap penjual judi online Chip Domino, ditemukan sebagai bandarnya anak yang masih dibawah umur dengan status pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Aceh Besar,” kata AKP Ryan.

Personel Opsnal, Kasat menjelaskan, tadi malam melakukan patroli sesuai dengan informasi dari warga dan berhenti karena melihat ramainya anak muda di sebuah counter isi ulang pulsa milik salah satu pelaku yang diamankan berinisal AFD (30), warga Gampong Simpang Tiga, Kabupaten Pidie yang saat ini berdomisili di Gampong Batoh, Banda Aceh.

“Begitu mendekat, personel melihat beberapa anak muda bukan sedang mengisi ulang pulsa, justru sedang membeli chip domino pada pelaku,” tutur Kasatreskrim.

Dari tangan AFD, lanjut AKP Ryan, personel menyita barang bukti berupa Handphone dan uang penjualan judi online Chip Domino.

Kemudian personel Polresta Banda Aceh juga melakukan menangkap dua penjual chip domino lainnya pada counter yang berbeda, yakni ASR (29) Warga Cot Teunong Kabupaten Pidie dan EDI (29) warga Binjai, Sumut yang juga berdomisili di Gampong Batoh, Banda Aceh.

"Dari kedua pelaku, personel turut mengamankan Handphone serta uang dari hasil penjualan chips domino," sebut AKP Ryan.

Kemudian, lanjutnya, yang lebih ironisnya ditemukan sebagai penjual judi online anak yang masih dibawah umur berisinial MUZ (16) asal Kabupaten Pidie.

"Dari tangannya kami menyita dua unit handphone serta sejumlah uang sebagai barang bukti dari hasil penjualan chip domino. Jadi untuk keseluruhan barang bukti lebih kurang 100 billion chip domino dan sejumlah uang serta pelaku diamankan di Polresta Banda Aceh untuk diajukan ke Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh sebagai proses hukumnya sesuai dengan Qanun,” ujar Kasatreskrim.

Untuk ke empat pelaku, kata AKP Ryan, dijerat dengan Pasal 20 Jo Pasal 18 jo pasal 6 ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. []

Komentar

Loading...