Satu Unit Rumah dan Sal Batu Bata Terbakar di Muara Batu Aceh Utara

Rumah warga di Dusun Pasi, Desa Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara ludes terbakar, Kamis (14/1/2021). [Foto: Istimewa]

LHOKSEUMAWE - Satu unit rumah dan Sal Batu Bata di Dusun Pasi, Desa Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara ludes terbakar, Kamis (14/1/2021). Diduga, sumber api berasal dari arus pendek.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Muara Batu Ipda Herman Syahputra mengatakan, rumah berdinding tepas dan beratap rumbia tersebut merupakan milik Salmawati binti Abdullah (28).

Kronologis kejadian, kata Kapolsek, saat itu Salmawati bersama anaknya, Abdul Rajab (5) pulang dari tempat pesta kaluarganya. Sesampai di rumah pada pukul 13.20 WIB, korban mencuci pakaian di sumur sedangkan anaknya berada di dalam rumah.

Lalu, sambung Kapolsek, pada pukul 13.30 WIB, tetangga korban Maryani (40) tiba-tiba berteriak “Api” berulang-ulang kali. Selanjutnya, Salmawati dari arah sumur langsung lari masuk ke dalam rumahnya dan melihat api sudah mulai membesar di dalam kamarnya.

"Kemudian Salmawati langsung mengambil anaknya dan lari keluar rumah sambil meminta tolong kepada warga, selanjutnya warga yang melihat kejadian tersebut langsung membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya," ujarnya.

Salmawati kemudian berlari ke arah meteran listrik yang mengaliri arus listrik ke rumahnya yang berjarak lebih kurang 15 meter dari rumahnya dengan maksud mencabut cok sambungan arus listrik yang terhubung ke rumahnya yang terletak di dekat amper listrik tersebut lalu api semakin membesar dan menghanguskan rumah berserta isinya juga menghanguskan sal batu bata miliknya.

Tidak lama kemudian, tambah Kapolsek, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan api dan berhasil dipadamkan. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun akibat peristiwa tersebut Salmawati menderita kerugian sekitar Rp 60 juta.

Tindakan selanjutnya, sebut Kapolsek, personil Polsek Muara Batu langsung mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Rumah korban dan sal batu bata tersebut tidak mempunyai meteran listrik, korban menarik arus listrik dari meteran sal batu bata tetangga (milik kakak kandung korban). Sumber api diduga berasal dari arus pendek. []

Komentar

Loading...