Sepanjang 2020; Polres Lhokseumawe Ringkus 317 Tersangka, Ada Tiga Oknum PNS

Konferensi Pers akhir tahun Polres Lhokseumawe, Kamis (31/12/2020). [Foto: Acehonline.co/Jefry]

LHOKSEUMAWE - Sejak Januari hingga Desember 2020, Polres Kota Lhokseumawe meringkus 317 tersangka dari berbagai kasus. Dari jumlah itu, tiga di antaranya merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, yang juga didampingi sejumlah kabag dan beberapa kasat jajaran Polres Lhokseumawe dalam konferensi pers akhir tahun 2020 di gedung serbaguna Mapolres Lhokseumawe, Kamis (31/12/2020), mengatakan 317 tersangka tersebut, 136 terlibat tindak pidana (kasus kriminal) dan 181 tersangka lainnya ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja dan sabu-sabu.

Menurutnya, jumlah tindak pidana sebanyak 663 kasus, yang diselesaikan 487 kasus, P21 201 kasus, SP3 286 kasus, tunggakan 171 kasus dan menahan 136 orang tersangka. Dari jumlah tersebut, kasus yang menonjol adalah pengungkapan kasus penculikan dengan menggunakan senjata api yang terjadi di Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe dengan cara datang orang tak dikenal menghampiri korban dan membawa korban ke dalam mobil pelaku atau mobil korban.

"Kasus ini terjadi pada tanggal 11 September 2020. Keberhasilan kita, dalam kasus penculikan tersebut kita mengamankan empat tersangka serta barang bukti berupa satu pucuk senpi Laras panjang AK-56 dan satu pucuk senpi genggam serta beberapa amunisi, sudah dalam tahap 2 ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe," katanya.

Kasus menonjol lainnya, Kapolres menjelaksan, yakni pembobolan ATM BNI di Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara yang terjadi pada 13 Juli 2020 lalu dengan tiga orang tersangka dan barang bukti berupa uang tunai Rp 64 juta, dua buah kaset ATM BNI dalam keadaan kosong, satu buah obeng bunga, tas laptop, kalung tulisan SSI, satu set kunci mesin ATM BNI dan satu unit mobil Avanza warna hitam.

“Kasus ini juga sudah tahap 2 ke Kejaksaan Negeri Lhoksukon,” pungkasnya.

Kemudian, tambah Kapolres, pengungkapan kasus perdagangan orang etnis Rohingya yang terjadi di Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokdeumawe, polisi mengamankan 13 tersangka, dua warga negara asing dan 11 WNI, empat kasus telah tahap 2 ke Kejari Lhokseumawe, sedangkan lima kasus masih dalam proses penyidikan.

Dia juga menambahkan, sedangkan untuk kasus penyalahgunaan Narkotika, jajaran Polres Lhokseumawe membekuk 181 tersangka dengan latar belakang profesi berbeda-beda, termasuk tiga orang oknum PNS.

“Tahun 2020 terdapat 117 kasus narkoba. Rinciannya, jenis ganja 16 kasus, dalam proses sidik 5 kasus, kemudian 11 kasus sudah P21. Sedangkan untuk sabu-sabu, 101 kasus, sudah P21 84 kasus dan dalam proses sidik 17 kasus. Barang bukti yang kami amankan, ganja kering sebanyak 49 kilogram lebih, 8 batang pohon ganja dan sabu-sabu sebanyak 2 kilogram lebih,” ujarnya.

Kasus yang menonjol adalah, lanjut Kapolres, pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dengan barang bukti sebanyak 1 Kg, pada hari Kamis tanggal 12 Desember 2020 di Desa Hagu Barat Laut Kec. Banda Sakti Kota Lhokseumawe yang dilakukan oleh 6 (enam) orang tersangka dan sudah dilimpahkan ke JPU/P21.

Selanjutnya, pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dengan barang bukti sebanyak 1 Kg, di Bandara Malikussaleh Desa Pintu Makmur Kecamatan Muara Batu Aceh Utara dengan tujuan Medan (transit) Jakarta pada Sabtu tanggal 19 Desember 2020 yang dilakukan oleh dua orang tersangka.
“Kasus ini masih dalam proses sidik,” jelasnya.

Kemudian, sebut Kapolres, pengungkapan kasus narkotika jenis ganja dengan barang bukti sebanyak 10 Kg ganja kering oleh Team URC Sat Shabara Polres Lhokseumawe pada Minggu tanggal 27 Desember 2020 pukul di Jalam Petua Ali Desa Teumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe yang dilakukan oleh seorang tersangka berinisial ZN, (34) warga Kecamatan Banda Sakti,Lhokseumawe.

“Ini adalah kerja keras tim kita di lapangan dan berkat bantuan dari masyarakat yang telah ikut berpartisipasi menjaga Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Lhokseumawe,” jelasnya. []

Komentar

Loading...