“Seulanga Timoh” Menangkan Sayembara Desain Gedung Kantor Pusat Bank Aceh Syariah

BANDA ACEH – “Seulanga Timoh” karya tim arsitek asal Jakarta terpilih menjadi juara pertama Sayembara Desain Gedung Kantor Pusat PT Bank Aceh Syariah, yang diumumkan Jumat malam (14/2/2020), di Hermes Hotel Banda Aceh. Desain itu mengalahkan dua nominator lainnya dalam babak tiga besar yakni “Taman Kantor Seulanga” dan “Kantong Hijau Bank Aceh” yang menjadi juara dua dan tiga.

Pada malam anugerah pengumuman sayembara tersebut, para arsitek yang merancang “Seulanga Timoh” mendapatkan trophy dan hadiah uang tunai Rp150 juta. Sedangkan juara lainnya yakni “Taman Kantor Seulanga” yang menjadi juara dua mendapatkan hadiah Rp50 juta dan “Kantong Hijau Bank Aceh” mendapatkan hadiah Rp30 juta. Tiga pemenang tersebut berhasil menjadi juara setelah mengalahkan 74 desain lainnya, dari total 115 peserta yang mendaftar mengikuti sayembara itu.

Direktur Utama Bank Aceh, Haizir Sulaiman, mengatakan desain kantor baru Bank Aceh Syariah itu dilakukan karena Kantor Pusat Bank Aceh telah hangus terbakar dalam musibah kebakaran yang terjadi pada ada April 2015 silam, sehingga dilakukan sayembara desain sebagai langkah awal untuk pembangunan gedung baru.

“Gedung Bank Aceh Syariah yang dibangun nantinya dari karya desain tersebut diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Aceh dan menjadi salah satu ikon Aceh. Gedung Bank Aceh juga diharapkan menjadi landmark baru dan wajah Aceh di mata dunia,” harapnya.

Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat menyerahkan trophy dan hadiah bagi juara pertama Sayembara Desain Kantor Pusat Bank Aceh Syariah. [Foto: Acehonline.co/Reza Gunawan]
Sementara itu Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang juga menjadi juri kehormatan dan ikut mengumumkan nama pemenang sayembara itu mengatakan terkait pembangunan Gedung Bank Aceh Syariah yang rencananya akan dibangun di kawasan Lampineung (Jalan T. Panglima Nyak Makam) tersebut baru dapat dilakukan setelah seluruh dokumen perencanannya lengkap.

“Desain ini baru menggambarkan pra-rencana dari bangunan itu, belum detail engineering design. Jadi kemudian akan ditunjuk konsultannya yang akan merinci gambar ini termasuk struktur dan konstruksinya, kemudian kebutuhan tanah dan lainnya, yang mungkin membutuhkan waktu paling tidak enam bulan. Mungkin baru dibangun pada awal 2021, mudah-mudahan pembangunannya tidak melewati dua tahun,” jelas Nova.

Terkait anggaran, Nova memperkirakan yang dibutuhkan untuk membangun Gedung “Seulanga Timoh’ itu berkisar Rp200 miliar. Nomial itu, kata Nova, belum termasuk interior gedung tersebut.

“Sumber dananya dari Bank Aceh. Kan Bank Aceh punya uang sendiri,” ungkap Plt Gubernur Aceh.

Sebelumnya dalam sambutan dalam malam anugerah tersebut, Plt Gubernur Aceh juga menyampaikan sayembara desain gedung baru Bank Aceh tersebut dapat dilakukan juga dalam membangun gedung Kantor Cabang Bank Aceh Syariah di kabupaten/kota di Aceh, agar memenuhi kaidah-kaidah dan cita rasa arsitektur.

“Saya tidak terobsesi desainnya harus dilakukan sayembara juga. Minimal dalam penunjukan konsultannya, tidak kalah dengan desain yang memenangkan sayembara ini,” harapnya. []

Sumber video: Dok. PT Bank Aceh Syariah

Komentar

Loading...