Sikat Uang dan Emas 18 Mayam Milik Majikan, PRT di Banda Aceh Diciduk Polisi

Polisi memperlihatkan tersangka dan barang bukti dari kasus PRT di Banda Aceh yang mencuri barang milik majikannya. [Foto: Dok. Polsek Kuta Alam]

BANDA ACEH – Seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) berinisial SW (31) warga salah satu gampong di Banda Aceh diciduk polisi karena mengambil uang dan emas milik majikannya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, melalui Kapolsek Kuta Alam Iptu Muchtar Chalis, Kamis (3/12/2020), mengatakan SW melakukan aksi kejahatannya dimulai pada Mei 2020.

“SW yang merupakan PRT di rumah korban, menjalankan aksi kejahatannya pada Mei 2020 dan Selasa (24/11/2020). Dia melakukan aksi tersebut pada saat membersihkan rumah milik korban dengan mengambil uang senilai Rp12.5 juta serta 18 mayam emas berbagai bentuk,” sebut Kapolsek.

Kemudian, Kapolsek menambahkan, pada Rabu (25/11/2020) sekitar jam 21.30 WIB, korban hendak mengambil uang miliknya yang berada dalam amplop warna coklat dan disimpan di bawah kasur kamar korban. Namun ternyata uang tersebut sudah tidak ada lagi.

“Lalu korban memeriksa emas miliknya yang disimpan di lemari pakaian yang berada di dalam kamar ibu korban. Ternyata emas tersebut juga sudah hilang,” ujar Iptu Muchtar.

Selanjutnya, kata Kapolsek, korban berinial TA melaporkan kasus tersebut ke polisi pada 30 November 2020.

“Korban dalam laporan ke Polsek Kuta Alam memperkirakan barang miliknya yang hilang senilai Rp61,4 juta,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, lanjut Kapolsek, pihaknya membetuk tim untuk mengusut kejadian tersebut dan melakukan penyelidikan.

“Pada Selasa (1/12/2020) sekitar Pukul 18.00 WIB, Unit Reskrim menangkap pelaku di salah satu gampong dalam kecamatan Kuta Alam dan selanjutnya dibawa ke Polsek Kuta Alam guna dilakukan pemeriksaan,” tutur Kapolsek.

Setelah diperiksa, Kapolsek menambahkan, SW membenarkan dirinya telah mengambil barang milik majikannya untuk kebutuhan ekonomi keluarganya.

Barang bukti emas yang disita polisi dari PRT di Banda Aceh yang dicuri dari majikannya. [Foto: Dok. Polsek Kuta Alam]
Dalam kasus itu, kata Kapolsek, pihaknya menyita barang bukti hasil kejahatan maupun barang hasil penjualan hasil kejahatan berupa seuntai gelang emas dengan berat tiga mayam, seuntai cincin emas dengan berat 1,6 mayam, seuntai kalung emas imitasi, seuntai gelang emas imitasi.

“Kemudian, kami juga menyita hasil dari kejahatan berupa satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio 125 warna hitam merah dengan nomor polisi BL 3376 NAI serta STNK, satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio GT warna hitam biru dengan nomor polisi BL 6033 LAM serta STNK, satu unit TV LED Merk Toshiba 32 inch, sera satu lembar karpet RASPUR warna merah hitam,” sambungnya.

Pelaku, kata Iptu Muchtar, saat ini mendekam di sel tahanan Polsek Kuta Alam untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Dia dijerat Pasal 362 KUHP dan diancam 5 tahun kurungan penjara,” pungkas Kapolsek.

Atas kejadian itu, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam menyimpan barang berharga.

“Simpanlah di tempat yang aman serta hindari memberitahukan kepada orang lain agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya. []

Komentar

Loading...